165 Lulusan STAI KH EZ Muttaqien Purwakarta Diwisuda, 159 Raih Predikat Cumlaude

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, Purwakarta – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Dr. KH. EZ Muttaqien Purwakarta kembali mencetak lulusan sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berilmu, berintegritas, dan mampu berkiprah di tengah masyarakat.
Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Wisuda Sarjana ke-34 dan Magister ke-9 yang berlangsung di Hotel Plaza Purwakarta, Sabtu (29/8/2026).
Sebanyak 165 wisudawan resmi mengikuti prosesi akademik, terdiri atas 150 lulusan program sarjana dan 15 lulusan program magister. Dari jumlah tersebut, sebanyak 159 wisudawan berhasil meraih predikat cumlaude.
Ketua Panitia Wisuda STAI Dr. KH. EZ Muttaqien, Ahmad Arifudin Hilmi, M.Pd., mengatakan wisuda bukan sekadar seremoni untuk menandai berakhirnya masa studi mahasiswa. Menurutnya, momentum tersebut merupakan awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.
“Wisuda ini bukan akhir dari perjalanan pendidikan, tetapi menjadi awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh selama berada di perguruan tinggi,” ujar Ahmad.
Ia berharap para lulusan mampu membawa nama baik almamater sekaligus memberikan kontribusi positif sesuai bidang keilmuan masing-masing.
“Yang paling penting, para lulusan tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik. Mereka harus mampu menerjemahkan ilmu menjadi karya dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Tingginya jumlah lulusan yang meraih predikat cumlaude menjadi salah satu capaian yang mewarnai pelaksanaan wisuda tahun ini.
Dari 165 wisudawan, sebanyak 159 orang dinyatakan berhasil meraih predikat cumlaude. Capaian tersebut menunjukkan kesungguhan mahasiswa dalam menyelesaikan proses pendidikan sekaligus menjadi bagian dari evaluasi terhadap proses akademik yang berlangsung di lingkungan kampus.
Untuk jenjang sarjana, lulusan berasal dari enam program studi. Rinciannya, 65 lulusan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), 21 lulusan Hukum Keluarga Islam (HKI), 13 lulusan Ekonomi Syariah (EKOS), 20 lulusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), 17 lulusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA), serta 14 lulusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
Ahmad menilai capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pelayanan akademik yang semakin baik.
“Predikat cumlaude tentu menjadi kebanggaan bagi para lulusan dan keluarga. Namun, capaian akademik itu harus diikuti dengan kemampuan untuk mengaplikasikan ilmu, memiliki integritas, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Prosesi wisuda turut dihadiri Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzen (Om Zein), Sekretaris Bidang Kemahasiswaan Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah II Jawa Barat Wildan Baihaqi, S.Ag., M.Ag., unsur Forkopimda Kabupaten Purwakarta, jajaran OPD Kabupaten Purwakarta, perwakilan perguruan tinggi se-Kabupaten Purwakarta, organisasi profesi, serta organisasi dan lembaga mitra STAI Dr. KH. EZ Muttaqien.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia profesi, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas.
Menurut Ahmad, lulusan perguruan tinggi saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan karakter, keterampilan komunikasi, kemampuan berkolaborasi, serta kepedulian sosial.
“Lulusan harus memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan zaman. Mereka tidak hanya dituntut menguasai ilmu secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.
Dalam rangkaian wisuda tersebut, civitas akademika juga memberikan apresiasi kepada sejumlah mahasiswa yang memiliki prestasi akademik dan nonakademik.
Di bidang akademik, salah satu prestasi ditunjukkan melalui keterlibatan mahasiswa sebagai presenter dalam prosiding internasional. Sementara di bidang nonakademik, penghargaan antara lain diberikan kepada mahasiswa yang berkiprah sebagai Voluntir Pendekar Anak UNICEF.
Menurut Ahmad, prestasi tersebut menunjukkan bahwa proses pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik.
“Mahasiswa juga harus memiliki ruang untuk mengembangkan potensi di luar akademik. Prestasi dan pengalaman tersebut menjadi bekal penting ketika mereka terjun ke masyarakat,” katanya.
Di balik kebahagiaan para wisudawan dan keluarga, pelaksanaan wisuda tahun ini juga berlangsung dalam suasana duka menyusul wafatnya Prof. Dr. KH. Sanusi Uwes, M.Pd., pada Jumat (21/8/2026) pukul 19.40 WIB.
Almarhum merupakan Pendiri Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Dr. KH. EZ Muttaqien, sekaligus pendiri STAI Dr. KH. EZ Muttaqien dan Universitas Islam Dr. KH. EZ Muttaqien.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar lembaga pendidikan tersebut. Dedikasi dan perjuangannya dalam membangun serta mengembangkan institusi pendidikan Islam di Purwakarta menjadi bagian penting dari sejarah perjalanan STAI Dr. KH. EZ Muttaqien.
Bagi civitas akademika, momentum wisuda juga menjadi kesempatan untuk mengenang jasa dan perjuangan almarhum dalam meletakkan fondasi pendidikan yang kini terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya.
Wisuda Sarjana ke-34 dan Magister ke-9 akhirnya tidak hanya menjadi seremoni pelepasan 165 lulusan. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa gelar akademik membawa tanggung jawab untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat.
Para wisudawan diharapkan mampu menjadikan ilmu yang diperoleh selama berada di bangku kuliah sebagai bekal untuk menjawab berbagai persoalan di masyarakat.
Dengan demikian, keberhasilan pendidikan tidak berhenti ketika ijazah diterima. Sebaliknya, keberhasilan sesungguhnya akan terlihat ketika para lulusan mampu mengubah ilmu menjadi karya, kompetensi menjadi kontribusi, serta pendidikan menjadi pengabdian nyata bagi agama, masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan. ***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
