Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Jelang Porprov Jabar XV, KONI Purwakarta Genjot Kompetensi Pelatih dan Bidik Prestasi Lebih Tinggi

IMG_20260829_133538
KONI Purwakarta menggelar Pelatihan Pelatih Cabang Olahraga sebagai upaya meningkatkan kompetensi pelatih dan mendongkrak prestasi menuju Porprov Jabar XV 2026.

Jurnalis:

Kabar Baru, Purwakarta – Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV Tahun 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purwakarta terus mematangkan persiapan kontingen. Penguatan kapasitas pelatih menjadi salah satu strategi yang ditempuh untuk meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus mendongkrak prestasi atlet di ajang olahraga bergengsi tingkat Jawa Barat tersebut.

Upaya itu diwujudkan melalui Pelatihan Pelatih Cabang Olahraga (Cabor) Tahun 2026 yang digelar di Aula SMKN 2 Purwakarta, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 98, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta, Sabtu (29/8/2026).

Sebanyak 41 pelatih yang lolos babak kualifikasi (BK) dari 55 cabang olahraga di Kabupaten Purwakarta yang mengikuti kegiatan tersebut. Untuk memperkuat materi, panitia menghadirkan pakar psikologi olahraga dan komunikasi massa, Dr. Rony Muhammad Rizal, sebagai narasumber.

Ketua Umum KONI Kabupaten Purwakarta, Aris TB Limbong, mengatakan peningkatan kompetensi pelatih merupakan bagian penting dari persiapan menuju Porprov. Menurutnya, pelatih tidak hanya dituntut mampu menyusun program latihan, tetapi juga harus memiliki pemahaman mengenai aspek psikologis dan pendekatan ilmiah dalam pembinaan atlet.

Aris meminta para pelatih tidak lagi terbebani persoalan keberangkatan maupun dukungan anggaran. Ia menegaskan, berbagai kebutuhan kontingen terus diupayakan bersama Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

“Alhamdulillah, perjuangan KONI bersama Disporaparbud luar biasa. Jadi teman-teman pelatih tidak perlu khawatir lagi. Sekarang fokus saja melatih dengan baik dan menjalankan target yang telah ditetapkan,” ujar Aris.

Ia juga meminta para pelatih menyampaikan target secara objektif berdasarkan potensi atlet, bukan sekadar memenuhi keinginan pihak tertentu.

“Jangan melaporkan target yang ABS, asal bapak senang. Target harus berdasarkan perhitungan dan kemampuan yang realistis,” tegasnya.

Untuk Porprov Jabar XV 2026, KONI Purwakarta menargetkan peningkatan posisi dibandingkan hasil Porprov sebelumnya. Pada ajang sebelumnya, Purwakarta berada di peringkat ke-18 dengan raihan 14 medali emas.

Kali ini, Purwakarta membidik sedikitnya 18 medali emas dan naik dua peringkat ke posisi 16 klasemen.

“Kita tidak muluk-muluk. Dari peringkat 18, kita targetkan naik dua strip menjadi peringkat 16. Kalau hasilnya bisa lebih dari target, tentu menjadi prestasi yang luar biasa,” kata Aris.

Ia berharap program peningkatan kapasitas pelatih dapat memberikan dampak nyata terhadap performa atlet saat bertanding. Para pelatih juga diminta menyimak secara serius materi yang diberikan narasumber agar dapat diterapkan dalam proses pembinaan.

“Saya tidak sembarangan memilih narasumber. Materi yang diberikan sangat berguna bagi para pelatih. Mudah-mudahan ilmu yang diperoleh dapat diterapkan untuk meningkatkan prestasi atlet,” ujarnya.

Komitmen terhadap peningkatan prestasi olahraga juga disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, Aep Durochman.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus membuka ruang peningkatan kompetensi dan profesionalisme pelatih maupun ofisial sebagai bagian dari pembangunan olahraga prestasi.

“Apapun ruang yang bisa dibuka untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pelatih, termasuk ofisial, akan terus kita tingkatkan melalui berbagai kegiatan,” kata Aep.

Menurut Aep, pemerintah daerah telah memberikan dukungan anggaran sekitar Rp7,3 miliar untuk mendukung persiapan dan pelaksanaan Porprov Jabar XV 2026.

Dukungan tersebut antara lain berupa hibah pemerintah daerah kepada KONI sebesar Rp800 juta, sekitar Rp2,5 miliar melalui Disporaparbud untuk pengadaan peralatan dan perlengkapan atlet, serta sekitar Rp4 miliar untuk kebutuhan penyelenggaraan kontingen, termasuk akomodasi, konsumsi, perlengkapan dan kebutuhan pendukung lainnya.

“Totalnya kurang lebih Rp7,3 miliar. Ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam mendukung kontingen menghadapi Porprov,” ungkapnya.

Dengan dukungan tersebut, Aep berharap para atlet, pelatih, ofisial dan seluruh unsur kontingen mampu memberikan hasil terbaik. Bahkan, ia membuka peluang agar capaian Purwakarta dapat melampaui target yang telah ditetapkan.

“Target kita realistis, tetapi dengan dukungan yang luar biasa ini tentu kami berharap ada kejutan. Kalau target 18 emas bisa bertambah menjadi 22 emas, tentu sangat luar biasa,” ujarnya.

Namun, Aep mengingatkan seluruh kontingen agar tidak mengorbankan nilai sportivitas demi mengejar medali.

“Sportivitas adalah roh olahraga. Saya lebih baik dengan delapan emas tetapi sportif daripada 50 emas tetapi tidak sportif. Itu yang paling penting,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Kontingen Kabupaten Purwakarta untuk Porprov Jabar XV 2026, Letkol Arh Fredy Jaguar, mengatakan pelatihan pelatih merupakan bagian dari rangkaian persiapan yang telah dilakukan KONI Purwakarta.

Sebelumnya, kontingen telah menjalani tes kebugaran dan sejumlah tahapan persiapan lainnya. Melalui pelatihan tersebut, para pelatih dibekali pemahaman yang lebih kuat mengenai penerapan ilmu olahraga atau sport science dalam proses pembinaan atlet.

“Hari ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan. Sebelumnya sudah ada tes kebugaran dan tahapan lainnya. Sekarang kita membekali pelatih melalui pelatihan, baik teori maupun transfer of technology, dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten,” jelas Fredy.

Menurutnya, peningkatan kompetensi pelatih diharapkan mampu meningkatkan kualitas latihan sekaligus meminimalisasi risiko kesalahan dalam penerapan metode pembinaan.

“Harapannya, pelatih memiliki ilmu yang benar-benar sesuai dengan sport science. Selain meningkatkan prestasi, juga untuk meminimalisasi risiko dari metode latihan yang selama ini mungkin dianggap benar, tetapi secara teori belum tentu tepat,” katanya.

Sebagai Ketua Kontingen, Fredy juga memastikan koordinasi antarelemen akan diperkuat selama pelaksanaan Porprov. Setiap unsur kontingen, mulai dari kesehatan, pelayanan, pelatih hingga bidang pendukung lainnya, telah memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Tugas saya sebagai Ketua Kontingen adalah mengoordinasikan dan mengkolaborasikan seluruh unsur sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Jangan sampai terjadi miskomunikasi di lapangan yang berdampak terhadap performa atlet,” ujarnya.

Fredy menilai dukungan anggaran dan sarana prasarana merupakan faktor penting, tetapi bukan satu-satunya penentu keberhasilan.

“Anggaran dan sarana prasarana memang mutlak diperlukan. Namun, yang paling penting adalah semangat dan motivasi atlet maupun pelatih. Dengan kerja bersama dan sinergi, saya yakin prestasi kontingen Purwakarta dapat meningkat,” katanya.

Ia pun mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta dan DPRD terhadap persiapan kontingen.

“Dukungan sudah diberikan. Tinggal bagaimana kita memaksimalkan seluruh anggaran dan sumber daya yang ada untuk menjawabnya dengan prestasi terbaik pada Porprov Jabar XV 2026,” pungkas Fredy. ***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store