Ismet Mile Kukuhkan 33 Paskibraka Bone Bolango untuk HUT ke-81 RI

Jurnalis: TIM Gorontalo
Kabar baru, Gorontalo–Sebanyak 33 pelajar terbaik Kabupaten Bone Bolango resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bone Bolango Tahun 2026.
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Para anggota Paskibraka akan menjalankan tugas penting mengibarkan Sang Merah Putih sekaligus membawa nama baik daerah.
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, secara langsung mengukuhkan 33 anggota Paskibraka di Gedung Olahraga Indoor Oginawa Suwawa, Sabtu (15/8/2026) malam. Dalam kegiatan tersebut, Ismet didampingi Sekretaris Daerah Iwan Mustapa dan Ketua TP PKK Bone Bolango, Ruwaida Ismet Mile.
Puluhan anggota Paskibraka tersebut merupakan perwakilan dari sejumlah SMA dan SMK di Kabupaten Bone Bolango. Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi dan menjalani rangkaian pembinaan serta latihan sebelum dipercaya mengemban tugas pada upacara kemerdekaan.
Para anggota yang dikukuhkan di antaranya Mohamad Arya Anu, Abd Afgan Mokedo, Reyra Adivi Labenjang, Nava Kayla Akase, Nifa Febriana Mokolintad, Umi S.A Komona, Ariska Ramadanni Puteh, dan Sisilia Abada.
Selanjutnya terdapat Muh. Gafin Al-Fathil Pooe, Ksatria Almaeda Mamonto, Mohamad Dimas Dayi F. Yunus, Humaira Taharidji, Raisyha Putri Ahaliki, Siti Adila Ibrahim, Queen Chaerusty Pondabo, Putri Adhelin Hippy, Nabila Humaira M. Ismail, Kifli Raditya Miolo, Muh. Raditya Permana Loho, Mohamad Agustian Ilahude, serta Aqilla Aulia Toma.
Sementara anggota lainnya yakni Ismail Junaidi Kiayi, Praditya Hasan Palada, Moh. Afdal S. Abdullah, Alfatir Datukramat, Fricilia Pertiwi Yusuf, Hikma Wati Hiola, Nur Myiesha Usman, Mohamad Nazril Polapa, Farhan Adi Pratama Daud, Rizky Makuta, Sri Ismawawy Pakaya, dan Diniyah Rahmayati Tolinggi.
Bupati Ismet Mile mengatakan, pengukuhan tersebut menandai berakhirnya rangkaian panjang yang telah dijalani para calon Paskibraka. Proses tersebut mencakup seleksi, pembinaan, latihan fisik, pembentukan kedisiplinan, hingga penguatan kekompakan dan mental.
Menurut Ismet, menjadi anggota Paskibraka bukan hanya tentang menjalankan tugas dalam sebuah upacara. Di dalamnya terdapat nilai tanggung jawab, disiplin, keteladanan, serta semangat nasionalisme yang harus terus dijaga.
“Kehadiran mereka dalam barisan Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas seremonial. Di balik pengibaran bendera terdapat tanggung jawab, disiplin, keteladanan, serta semangat kebangsaan yang harus dijaga sejak masa latihan hingga pelaksanaan upacara,” ujar Ismet Mile.
Ia berharap seluruh anggota Paskibraka dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk membangun karakter serta meningkatkan rasa cinta terhadap bangsa dan daerah.***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
