Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Kopertais Tingkatkan Kompetensi Dosen PTKIS melalui Pelatihan Penulisan Buku

kabarbaru.co

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) menyelenggarakan pelatihan penulisan buku akademik sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas dosen dalam menghasilkan publikasi ilmiah sekaligus meningkatkan kualitas riset di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS).

Kegiatan yang diikuti puluhan dosen dari berbagai PTKIS tersebut menghadirkan narasumber dari PT RajaGrafindo Persada dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Program ini digagas oleh Prof. Dr. Suwendi, M.Ag. dengan dukungan tim pelaksana yang dikoordinasikan Aris Munandar, Jafir Ramadhan, dan Zahra Putri Amelia.

Pelatihan difokuskan pada penguatan kemampuan dosen dalam menyusun buku ajar, buku referensi, maupun monograf berbasis penelitian. Selain meningkatkan produktivitas publikasi akademik, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperluas penyebarluasan hasil riset kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Prof. Suwendi menekankan bahwa budaya menulis merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan. Ia mengatakan, hasil penelitian akan memberikan manfaat yang lebih luas apabila dikembangkan menjadi karya berupa buku.

“Menulis buku merupakan bagian dari ikhtiar membangun peradaban ilmu pengetahuan. Buku menjadi media yang mampu mendokumentasikan gagasan, pengalaman akademik, serta hasil penelitian agar dapat diwariskan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Karena itu, budaya menulis harus terus diperkuat di lingkungan perguruan tinggi,” ujar Prof. Suwendi.

Materi pertama disampaikan oleh Monalisa, M.Si. dari PT RajaGrafindo Persada. Ia mengulas tahapan penyusunan buku akademik, mulai dari menemukan gagasan, menyusun sistematika penulisan, mengembangkan isi naskah, hingga memahami proses penyuntingan dan penerbitan.

Monalisa juga menjelaskan sejumlah aspek yang menjadi perhatian penerbit dalam menilai sebuah naskah, termasuk orisinalitas, kualitas akademik, dan relevansi isi. Menurutnya, hasil penelitian maupun pengalaman mengajar dapat dikembangkan menjadi buku yang tidak hanya memenuhi standar ilmiah, tetapi juga mudah dipahami oleh pembaca.

Sementara itu, sesi berikutnya menghadirkan Dr. Ibnu Salman, M.Pd. dari BRIN yang membahas peluang pendanaan melalui program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM). Ia memaparkan mekanisme penyusunan proposal penelitian beserta komponen yang menjadi indikator penilaian.

Menurut Ibnu Salman, proposal yang berpeluang memperoleh pendanaan harus menawarkan unsur kebaruan, memiliki kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Penyusunan proposal juga perlu dilakukan secara sistematis, mulai dari latar belakang, rumusan masalah, tujuan, metodologi, luaran penelitian, hingga perencanaan anggaran.

Ia turut mengingatkan pentingnya membangun kolaborasi antarlembaga agar kualitas penelitian semakin meningkat dan memiliki dampak yang lebih luas.

Selama pelatihan berlangsung, peserta aktif memanfaatkan sesi diskusi untuk berkonsultasi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi dalam penulisan buku maupun penyusunan proposal riset. Pembahasan mencakup proses penerbitan, pengurusan ISBN, penyusunan monograf, hingga strategi meningkatkan peluang memperoleh hibah penelitian dari BRIN.

Penyelenggaraan kegiatan ini didukung oleh koordinasi Aris Munandar, Jafir Ramadhan, dan Zahra Putri Amelia yang mengawal seluruh rangkaian acara, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan. Mereka berharap pelatihan serupa dapat mendorong semakin banyak dosen menghasilkan karya ilmiah dalam bentuk buku sekaligus meningkatkan keberhasilan memperoleh pendanaan penelitian nasional.

Tingginya partisipasi peserta menunjukkan besarnya kebutuhan dosen terhadap pendampingan dalam bidang publikasi akademik dan penyusunan proposal riset. Selain memperoleh pemahaman konseptual, peserta juga mendapatkan berbagai kiat praktis yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan karya ilmiah.

Melalui kegiatan ini, Kopertais menargetkan peningkatan produktivitas publikasi dosen PTKIS serta semakin luasnya keterlibatan perguruan tinggi keagamaan Islam swasta dalam program riset nasional. Sinergi dengan PT RajaGrafindo Persada dan BRIN diharapkan terus berlanjut untuk memperkuat ekosistem akademik yang produktif, inovatif, dan berdaya saing.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store