Mahasiswa UTM Desak Dishub Bangkalan Benahi Tata Kelola Parkir dan Minimnya Penerangan Jalan

Jurnalis: Khotibul Umam
Kabar Baru, Bangkalan – Aliansi Lingkaran Observasi Ketertiban Area (LOKA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar audiensi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangkalan pada Senin (29/6/2026).
Audiensi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap tata kelola parkir, keselamatan pengguna jalan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bangkalan.
Dalam pertemuan tersebut, Koordinator Aliansi LOKA, Ayunda Ratna Sari, menyampaikan enam tuntutan kepada Dishub. Menurutnya, masih terdapat berbagai persoalan dalam pengelolaan parkir yang perlu segera dibenahi agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
“Kami berharap Dishub dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan parkir agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih baik. Audiensi ini merupakan bentuk kepedulian kami sebagai mahasiswa terhadap pelayanan publik,” ujar Ayunda.
Tuntutan pertama, Aliansi LOKA meminta Dishub memastikan seluruh juru parkir resmi wajib memberikan karcis kepada setiap pengguna jasa parkir. Karcis dinilai sebagai bukti transaksi sekaligus bentuk perlindungan bagi masyarakat apabila terjadi permasalahan di lokasi parkir.
Mahasiswa juga mendesak adanya penataan ulang titik-titik parkir yang dinilai mengganggu fasilitas jalan dan kelancaran lalu lintas. Selain itu, mereka meminta Dishub melakukan pengawasan rutin serta evaluasi terhadap lokasi parkir yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Selanjutnya, Aliansi LOKA meminta Dishub memastikan setiap juru parkir memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) yang masih aktif dan identitas yang jelas. Mereka juga mendesak penertiban terhadap juru parkir ilegal maupun petugas yang masa kontraknya telah berakhir.
Mahasiswa turut menyoroti pentingnya transparansi pengelolaan retribusi parkir.
“Sekali lagi kami berharap Dishub membuka informasi kepada publik mengenai sistem pengelolaan pendapatan parkir, mekanisme pengawasan, serta pertanggungjawaban penggunaan dana agar tercipta tata kelola yang bersih dan akuntabel,” tambahnya.
Selain itu, Aliansi LOKA mendorong peningkatan pelayanan pengaduan masyarakat dengan menyediakan sistem yang mudah diakses, respons yang cepat, dan mekanisme tindak lanjut yang jelas terhadap setiap laporan warga.
Dalam audiensi tersebut, mahasiswa juga menyoroti masih minimnya fasilitas penerangan jalan di sejumlah titik di Kabupaten Bangkalan.
“Kami meminta Dishub segera melakukan survei lapangan dan mengambil langkah konkret untuk menambah maupun memperbaiki lampu penerangan jalan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari, terutama di jalan ke timur kampus UTM,”ujarnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan, H. Muhammad Hasan Faisol, menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan mahasiswa. Menurutnya, seluruh aspirasi akan menjadi bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kami mengapresiasi kepedulian adik-adik mahasiswa terhadap pelayanan publik. Seluruh masukan yang disampaikan dalam audiensi ini akan kami pelajari dan evaluasi. Kami berkomitmen terus meningkatkan pengawasan terhadap pengelolaan parkir, memperbaiki pelayanan kepada masyarakat, serta menindaklanjuti persoalan yang menjadi kewenangan Dinas Perhubungan,” ujar Hasan Faisol.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
