Whitney Wanma Soroti Realita Papua Usai Nonton Film Pesta Babi

Jurnalis: Latief
Kabar Baru, Jakarta – Putri Daerah Papua Barat Daya sekaligus Miss Intelegensia Indonesia 2024, Whitney Lutricia Kezia Wanma, menyampaikan pesan mendalam usai menonton film dokumenter bertajuk “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”.
Perempuan asli Raja Ampat itu mengaku film dokumenter tersebut membuka pandangannya mengenai berbagai persoalan yang terjadi di Papua dan selama ini belum banyak diketahui masyarakat luas, khususnya di luar Papua.
“Saya jadi mengetahui apa yang benar-benar terjadi di daerah kami. Banyak hal yang sebelumnya tidak diketahui masyarakat di luar sana, terutama di pusat,” ujar Whitney.
Menurutnya, film dokumenter itu memberikan gambaran mengenai berbagai persoalan di Papua, termasuk keterlibatan berbagai pihak dalam proyek-proyek yang berlangsung di wilayah tersebut.
Whitney mengatakan, melalui dokumenter tersebut dirinya merasa memiliki ruang lebih besar untuk menyuarakan berbagai persoalan dan hal-hal negatif yang terjadi di Papua agar diketahui masyarakat Indonesia secara luas.
“Lewat film ini saya bisa lebih menyuarakan apa yang terjadi di daerah saya, Papua, supaya masyarakat di daerah lain juga tahu,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah menggagas dan menyelenggarakan pemutaran film dokumenter tersebut. Menurutnya, masyarakat Papua sangat terbantu dengan hadirnya karya dokumenter yang mengangkat realitas di tanah Papua.
“Kami masyarakat Papua sangat tertolong lewat dokumenter ini. Terima kasih untuk semua pihak yang sudah membuat acara penting seperti ini,” ucapnya.
Whitney berharap kegiatan serupa terus dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat di kawasan timur Indonesia, termasuk Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur.
Selain itu, ia mengajak masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda Papua, untuk menonton film tersebut karena dinilai memiliki pesan penting dan makna mendalam bagi masyarakat Papua.
“Buat masyarakat di luar Papua, kalian bisa lebih tahu apa yang sebenarnya terjadi di daerah kami. Banyak hal yang mungkin sebelumnya di luar pengetahuan kalian,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Whitney menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah ikut menonton dan menyebarluaskan film dokumenter tersebut.
“Saya mewakili masyarakat Papua, terutama sebagai perempuan Papua dan perempuan adat, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya,” tutupnya.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Seedbacklink

