Penguatan Literasi Digital Etika AI bagi Siswa SMA Al Adzkar

Jurnalis: Azzahra Bahiyyah
Kabar Baru, Jakarta – Perkembangan teknologi digital yang pesat, khususnya dalam bidang Artificial Intelligence (AI), telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan generasi muda, termasuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Berbagai aplikasi berbasis AI seperti chatbot, sistem rekomendasi, hingga AI generatif kini semakin mudah diakses dan digunakan dalam aktivitas pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari. Namun, kemudahan tersebut tidak selalu diiringi dengan pemahaman yang memadai terkait etika penggunaan teknologi dan pentingnya menjaga keamanan data pribadi di ruang digital.
Sebagai bentuk kontribusi dalam menjawab tantangan tersebut, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang (Unpam) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Penguatan Literasi Digital melalui Edukasi Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara Etis dan Keamanan Privasi Digital” yang dilaksanakan pada hari Jumat, 10 April 2026, bertempat di SMA Al Adzkar, yang beralamat di Jalan Pinang Raya, Pamulang, Tangerang Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh siswa dan guru yang antusias dalam meningkatkan pemahaman mereka terkait literasi digital di era transformasi teknologi.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya penggunaan AI secara etis dalam proses pembelajaran, sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan dasar mengenai keamanan data pribadi dan privasi digital. Dalam pelaksanaannya, metode yang digunakan bersifat edukatif dan partisipatif, meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, studi kasus terkait penggunaan AI dan pengaturan privasi digital.
Peserta diberikan pemahaman mengenai konsep dasar literasi digital, termasuk empat pilar utama yaitu kecakapan digital, etika digital, keamanan digital dan budaya digital. Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai peran AI dalam dunia pendidikan, manfaatnya dalam membantu proses belajar serta risiko yang mungkin timbul apabila digunakan tanpa pertimbangan etis seperti plagiarisme dan ketergantungan terhadap teknologi.
Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan terbentuk budaya digital yang sehat, di mana siswa mampu memanfaatkan teknologi secara produktif tanpa mengabaikan aspek etika dan keamanan. Selain itu, keterlibatan guru dan pihak sekolah diharapkan dapat mendukung keberlanjutan program literasi digital sebagai bagian dari proses pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ke depan, kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat diharapkan terus ditingkatkan guna menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks serta diharapkan kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek dalam peningkatan pengetahuan tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang cakap digital, beretika serta mampu menghadapi tantangan transformasi teknologi di masa depan.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

