Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Sukses Gelar KBTT Expo, IMABTA Bagikan Info Perkuliahan Hingga Peluang Beasiswa

Jurnalis:

Kabar Baru, Yogyakarta – Ikatan Mahasiswa Magister Kajian Budaya Timur Tengah Universitas Gadjah Mada (IMABTA UGM) telah menyelenggarakan acara ketiga dari Kegiatan ‘Pekan Budaya Timur Tengah’ pada Kamis, 13 Juni 2024.

Jasa Penerbitan Buku

Pelaksanaan acara ketiga yang bertajuk ‘KBTT UGM Expo’ ini dilaksanakan secara daring pada pukul 16.00 – 18.00 WIB.

Pada gelaran KBTT UGM Expo yang diadakan oleh IMABTA UGM ini menghadirkan dua pemateri.

Narasumber dalam acara Sharing Session kali ini diawali dengan pemaparan selayang pandang KBTT UGM, disampaikan oleh Prof. Dr. Sangidu, M. Hum selaku Ketua Departemen Antarbudaya FIB UGM.

Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan seputar dunia akademik perkuliahan Prodi Magister Kajian Budaya Timur Tengah, dijelaskan oleh Dr. Mahmudah, M. Hum.

Para peserta yang hadir pada umumnya merupakan mahasiswa sarjana atau alumni lulusan S1 yang tengah berminat melanjutkan studi pascasarjana di UGM.

Menariknya, para peserta yang hadir dalam acara tersebut sebagian berdomisili di Indonesia dan sebagian lainnya tengah mengenyam pendidikan di Timur Tengah.

Para peserta tampak sangat antusias untuk mendalami minat kajian budaya Timur Tengah di Universitas Gadjah Mada.

Hal tersebut terlihat dari banyak pertanyaan yang disampaikan langsung dalam sesi tanya-jawab.

Sebagai informasi, acara KBTT UGM Expo diinisiasi oleh IMABTA UGM untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para mahasiswa, baik di Indonesia mau pun di Timur Tengah mengenai persyaratan pendaftaran program magister.

Pada sesi materi pertama, Prof Sangidu membagikan informasi mengenai kerja sama dan peluang beasiswa yang tersedia. salah satunya seperti ASFA Foundation.

Sebagai selingan informasi, ASFA Foundation diperuntukkan bagi para pendaftar beasiswa yang berlatar belakang kader pesantren.

“Kader pesantren yang direkomendasikan untuk beasiswa ASFA Foundation biasanya adalah mereka yang masuk program magister maupun doktor,” tutur Prof Dr Sangidu, M. Hum.

Lebih lanjut, Prof Sangidu juga berbagi informasi seputar peluang program transfer credit ke beberapa universitas yang ada di Mesir seperti Suez Canal University, Ain-Shams University, dan Benha University.

Joki Tugas

Perlu diketahui, Program Magister Kajian Budaya Timur Tengah UGM mencakup tiga fokus kajian penelitian, yaitu linguistik, sastra, dan budaya.

Prof Sangidu mengungkap bahwa prodi ini juga sangat terbuka bagi para pendaftar yang memiliki background sarjana studi Islam.

Mata kuliah yang akan diperoleh mahasiswa KBTT UGM dirancang agar lulusannya mampu berkiprah di tiga ranah profesi, di antaranya sebagai berikut.

Mulai dari akademisi seperti dosen dan guru. Kemudian menjadi peneliti seperti editor jurnal juga menjadi tenaga ahli seperti local staff KBRI hingga diplomat.

“Sampai sekarang (Kajian Timur Tengah UGM) sudah meluluskan 170-an master dan 13 doktor,” ungkap Prof Sangidu.

Dr Mahmudah, M. Hum menyebut bahwa prodi KBTT memiliki spesifikasi unik yang berbeda dari prodi yang lainnya.

Uniknya adalah penelitian prodi ini merujuk kepada kajian multidisipliner antarbudaya yang mengaitkan antara budaya Arab dengan budaya negara lainnya, salah satunya Indonesia.

“MENA: Middle East and North Africa (Timur Tengah dan Afrika Utara) serta Turki atau Iran juga boleh, yang penting ada ke-Arab-annya,” pungkas Dr Mahmudah, M. Hum saat menjelaskan terkait ruang lingkup penelitian di KBTT UGM.

Nantinya mahasiswa prodi ini tidak dibatasi hanya mengkaji linguistik dan sastra, tetapi juga dapat mengkaji budaya melalui disiplin ilmu filsafat, antropologi budaya, maupun studi Islam.

Sebagai informasi penting, pendaftaran KBTT UGM gelombang ke-4 akan ditutup pada tanggal 2 Juli pukul 15.00 WIB.*

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store