Pelaku Penikaman Maxi Bless Ditangkap, Pemuda Klabala Apresiasi Polisi

Jurnalis: Latief
Kabar Baru, Sorong – Polda Papua Barat Daya bersama Polresta Sorong Kota dan Polsek jajaran berhasil mengungkap kasus penikaman yang mengakibatkan meninggalnya Maxi Bless di Kota Sorong.
Dua terduga pelaku masing-masing berinisial Y.N.K. (22) dan F.F.H. (21) diamankan dalam operasi gabungan yang berlangsung di Kompleks Chengke, Puncak Rafidin, Kota Sorong, Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 06.00 WIT.
Penangkapan dipimpin Kasat Reskrim Polresta Sorong Kota AKP Afriangga U. Tan dan Kapolsek Sorong Kota AKP Disa J.S. Putra setelah aparat melakukan penyelidikan dan pengembangan informasi terkait keberadaan para pelaku.
Saat hendak diamankan, pelaku utama Y.N.K. sempat melakukan perlawanan sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku pada bagian betis kaki kiri.
Pelaku kemudian mendapat perawatan medis di RSUD Sele Be Solu sebelum menjalani proses hukum.
Dari hasil pemeriksaan awal, peristiwa penikaman diduga dipicu perselisihan antara korban dan para pelaku yang sama-sama berada di bawah pengaruh minuman keras di Jalan Arfak, Kota Sorong.
Keberhasilan aparat kepolisian mengungkap kasus yang sempat menjadi perhatian masyarakat itu mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk tokoh pemuda Kelurahan Kelabala.
Ketua Pemuda Karang Taruna Klabala Figo Kambu, ST, menyampaikan terima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah berhasil menangkap para pelaku pembunuhan Maxi Bless yang terjadi sekitar dua bulan lalu.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak keamanan, khususnya Kapolsek Sorong Barat, Kapolres Sorong Kota dan Kapolda Papua Barat Daya yang telah berhasil meringkus pelaku pembunuhan saudara kami Maxi Bless,” ujar Figo.
Menurutnya, keberhasilan aparat menemukan dan menangkap pelaku menjadi jawaban atas harapan keluarga korban dan masyarakat Kelurahan Klabala Distrik Sorong Kota, yang selama ini menantikan kepastian hukum atas kasus tersebut.
Ia berharap para pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya.
“Kami berharap pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sebagai tokoh pemuda dan Ketua Tarang Terendah Kelabala, saya mengucapkan banyak terima kasih atas kerja keras aparat keamanan,” katanya.
Selain kepada aparat kepolisian, Figo juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, yang dinilainya turut memberikan perhatian terhadap penanganan kasus tersebut.
Menurutnya, Wali Kota Sorong bergerak cepat membantu menjaga situasi tetap kondusif pasca kejadian serta mendorong agar proses pengungkapan kasus dapat segera dilakukan.
“Kami sangat bangga memiliki Bapak Wali Kota Sorong yang memberikan perhatian dan atensi luar biasa. Beliau turun langsung dan bergerak cepat untuk membantu mengamankan situasi serta mendorong aparat menemukan pelaku,” ujarnya.
Figo menambahkan, keluarga besar Kelurahan Klabala Distrik Sorong Kota dan Karang Taruna Klabala menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah membantu proses penegakan hukum hingga para pelaku berhasil diamankan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Anggota Fraksi Otonomi Khusus DPR Papua Barat Daya, Robert George Wanma, serta Wakil Ketua III DPR Kota Sorong, Michael Ricky Tanery, yang selama proses penanganan kasus turut memberikan dukungan moral kepada keluarga korban dan masyarakat sekitar.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarga korban. Kami berharap proses hukum berjalan lancar hingga para pelaku mendapatkan putusan yang adil,” tutupnya.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Seedbacklink

