Bone Bolango Gelar Dzikir Kenang 40 Hari Rachmat Gobel

Jurnalis: TIM Gorontalo
Kabar baru, Gorontalo— Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menggelar Dzikir Kemerdekaan dan doa bersama untuk mengenang 40 hari wafatnya almarhum Dr. (H.C.) Rachmat Gobel di Danau Perintis, Huluduotamo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Jumat (21/8/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WITA tersebut menjadi bagian dari rangkaian penutupan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango, Iwan Mustapa, menyampaikan sambutan mewakili Bupati Bone Bolango yang berhalangan hadir. Ia mengajak seluruh jamaah menjadikan dzikir dan doa bersama sebagai momentum untuk mendoakan almarhum Rachmat Gobel sekaligus memperkuat semangat kebangsaan.
“Pada malam ini kita juga rangkaikan zikir kebangsaan ini, zikir kemerdekaan ini dengan sama-sama kita mendoakan kepada tokoh terbaik kita, Bapak Dr. Rachmat Gobel yang telah meninggalkan kita, yang telah berpulang ke Rahmatullah,” ujar Iwan.
Menurut Iwan, Rachmat Gobel merupakan salah satu tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat dan daerah. Semasa hidupnya, almarhum dinilai telah meninggalkan berbagai keteladanan, kebajikan, serta energi positif yang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat.
“Beliau telah memberikan kontribusi yang luar biasa kepada kita semua dengan amal ibadah beliau, dengan kesantunan yang selalu beliau berikan kepada kita semua, keteladanan, kebajikan-kebajikan, energi-energi positif yang telah beliau tebarkan,” katanya.
Iwan juga mengajak masyarakat untuk menjaga berbagai legasi yang telah ditinggalkan Rachmat Gobel. Salah satunya adalah Danau Perintis yang menjadi lokasi pelaksanaan Dzikir Kemerdekaan dan doa bersama tersebut.
“Di tempat ini ada legasi beliau, Danau Perintis. Dengan kekhasan dan keunikan, tentu ada tangan-tangan beliau di dalamnya. Oleh karena itu, mari kita rawat,” tutur Iwan.
Selain mendoakan almarhum, Iwan mengajak jamaah menggunakan momentum Dzikir Kemerdekaan untuk meningkatkan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia yang telah memasuki usia 81 tahun.
Ia mengatakan kemerdekaan merupakan hasil perjuangan para pahlawan dan pendiri bangsa yang harus terus dirawat dengan menjaga persatuan, solidaritas, toleransi, serta semangat kebersamaan.
“Dengan kemerdekaan ini, mari sama-sama kita terus menumbuhkan komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa kita,” ujarnya.
Iwan juga mengajak seluruh peserta memanjatkan doa agar Indonesia senantiasa diberikan keberkahan, kemakmuran, dan kedamaian.
“Marilah dengan dzikir ini kita jadikan sebagai doa terbaik agar bangsa kita terus diberikan berkah, menjadi negara yang makmur, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Iwan berharap seluruh kebaikan dan kontribusi Rachmat Gobel semasa hidup dapat menjadi amal yang terus mengalir serta menjadi teladan bagi generasi berikutnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Mari kita doakan semoga almarhum ditempatkan dalam jannah dan kemuliaan Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ucapnya.
Kegiatan Dzikir Kemerdekaan dan doa bersama kemudian dilanjutkan dengan tausiyah kebangsaan, dzikir, serta doa yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone Bolango.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango berharap momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai keagamaan, persatuan, dan penghormatan terhadap jasa para tokoh yang telah memberikan kontribusi bagi daerah dan bangsa.***(YH)
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
