192 Koperasi Sudah Berdiri, Tapi Baru 31 Gerai Rampung Ada Apa dengan KDKMP Purwakarta?

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, Purwakarta – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Purwakarta terus berjalan, namun capaian pembangunan gerai masih belum merata. Dari total 192 koperasi yang telah terbentuk dan berbadan hukum, baru 31 gerai yang selesai dibangun secara penuh.
Program ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa dan kelurahan Merah Putih, serta Inpres Nomor 17 Tahun 2025 yang mengatur pembangunan gerai koperasi.
Kepala Bidang Koperasi DKUPP Kabupaten Purwakarta, Lusiana Madiyasari, menjelaskan bahwa seluruh desa dan kelurahan di wilayahnya kini telah memiliki koperasi secara legal.
“Jumlahnya ada 183 desa dan 9 kelurahan, sehingga total 192 koperasi, dan semuanya sudah berbadan hukum,” ujarnya, Selasa (28/4).
Meski demikian, perkembangan infrastruktur gerai koperasi masih terbatas. Hingga saat ini, baru 76 gerai yang tengah dalam proses pembangunan, dan dari jumlah tersebut, hanya 31 yang telah selesai sepenuhnya.
“Masih ada kesenjangan. Dari 192 koperasi, baru 76 yang dibangun gerainya, dan yang sudah rampung baru 31,” ungkapnya.
Lusiana menambahkan, kondisi koperasi di lapangan sangat bervariasi. Sebagian koperasi telah memiliki gerai dan mulai menjalankan usaha, sementara lainnya masih dalam tahap awal pengembangan.
“Ada yang sudah punya gerai tapi usahanya belum berjalan, ada juga yang sudah beroperasi tanpa gerai. Jadi kondisinya tidak sama,” jelasnya.
Ia menilai, perkembangan koperasi sangat dipengaruhi oleh kesiapan dan inovasi pengurus. Beberapa koperasi bahkan telah menjalin kemitraan dan mengembangkan unit usaha secara mandiri.
“Sudah ada yang bekerja sama dengan Bulog, bahkan ada yang mulai memproduksi air minum kemasan. Tapi memang masih ada juga yang menunggu,” katanya.
Pemerintah daerah, lanjut Lusiana, terus melakukan berbagai upaya pendampingan, mulai dari pelatihan manajemen hingga fasilitasi kerja sama dengan sejumlah mitra strategis seperti Bulog, Pertamina, dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
“Kami sudah lakukan pelatihan dan mempertemukan koperasi dengan berbagai mitra. Hanya saja, skema pembiayaan dari pusat sempat berubah, sehingga sekarang lebih banyak dalam bentuk fasilitasi langsung,” ujarnya.
Salah satu kendala utama dalam pembangunan gerai adalah keterbatasan lahan. Idealnya, setiap gerai membutuhkan lahan sekitar 1.000 meter persegi dengan bangunan seluas 600 meter persegi, sementara tidak semua desa maupun kelurahan memiliki ketersediaan lahan tersebut.
“Ini jadi tantangan besar, terutama di wilayah kelurahan yang lahannya terbatas, bahkan ada yang tidak punya sama sekali,” katanya.
Sebagai solusi, pembangunan gerai dilakukan dengan memanfaatkan berbagai aset, seperti lahan milik pemerintah daerah dan Perum Jasa Tirta (PJT). Selain itu, Pemkab Purwakarta juga telah mengajukan permohonan penggunaan lahan kepada Perhutani, meski hingga kini belum mendapatkan kepastian.
“Ada yang dibangun di tanah PJT dan pemda. Kami juga sudah mengajukan ke Perhutani, tapi masih menunggu respons,” jelasnya.
Di sisi lain, KDKMP diharapkan dapat berperan dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya sebagai pemasok bahan pangan. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi sejumlah hambatan.
“Potensinya besar untuk masuk ke program MBG, tapi realisasinya belum optimal. Kendalanya mulai dari keterbatasan modal hingga akses ke dapur MBG,” ungkap Lusiana.
Meski demikian, pembinaan terus dilakukan, termasuk dalam pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan koperasi.
“Kami sudah memberikan pelatihan RAT karena sebagian koperasi sudah memasuki masa pelaksanaan. Ini penting untuk pertanggungjawaban kepada anggota,” pungkasnya.
Pemkab Purwakarta pun menargetkan percepatan pembangunan dan penguatan kelembagaan KDKMP agar seluruh koperasi dapat berfungsi optimal sebagai penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

