Isu Seskab Teddy Ditampar Jenderal TNI Viral, Kopassus Pastikan Hoaks

Jurnalis: Muhammad Oby
Kabarbaru, Jakarta– Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya narasi yang menyebut Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, ditampar seorang jenderal TNI di lingkungan Istana Kepresidenan.
Isu tersebut mencuat setelah diunggah akun Threads @jhonjonay dan menyebar luas di berbagai platform. Dalam unggahan itu tertulis, “Dengar informasi si bunted digampar ya? Issuenya dia digampar sama Sjafrie,”.
Narasi tersebut kemudian berkembang dengan menyebut adanya ketegangan saat Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus), Djon Afriandi, dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo Subianto.
Dalam cerita yang beredar, Pangkopassus disebut sempat menunggu cukup lama di ruang tunggu Istana. Situasi itu diklaim memicu reaksi Presiden sebelum berlanjut pada dugaan insiden fisik.
Narasi tersebut bahkan menuliskan, “Singkat cerita, keluar ruangan dengan muka merah Djon Afriandi langsung cari si bunted, dan begitu ketemu tanpa basa-basi langsung digampar sambil bilang kamu anak kecil mainin saya hah!,“.
Menanggapi kabar tersebut, Komando Pasukan Khusus melalui akun resmi Instagram @penkopassus langsung memberikan klarifikasi. Dalam pernyataannya, Kopassus menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
“Waspada sedang beredar kabar bohong yang menyeret nama petinggi TNI dan lingkungan Istana. Narasi ini mengklaim adanya keributan antara Pangkopassus dan pihak protokoler,” tulis akun tersebut.
Kopassus juga menegaskan bahwa kabar tersebut merupakan informasi yang tidak memiliki dasar fakta.
“Faktanya ini hanyalah karangan yang tidak memiliki bukti valid. Informasi ini sengaja disebar untuk menciptakan kegaduhan dan memecah belah soliditas internal institusi negara,”.
Pihak Kopassus mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan publik.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

