Satgaswil Papua Barat Perkuat Sinergi Cegah Radikalisme di Fakfak

Jurnalis: Latief | Jurnalis: Latief
Kabar Baru, Fak-Fak – Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Papua Barat melaksanakan audiensi dan koordinasi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam upaya memperkuat pencegahan paham Intoleran, Radikal, dan Terorisme (IRET).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatgaswil Papua Barat, KBP Gede Suardana, dan berlangsung di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak, Senin (30/3/2026).
Dalam audiensi itu, rombongan Satgaswil disambut Wakil Bupati Fakfak, Donatus Nimbitkendik. Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah.
KBP Gede Suardana menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi dalam menghadapi tantangan penyebaran paham radikalisme, khususnya yang berkembang melalui media digital.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan sangat penting untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas perkembangan situasi terkini terkait potensi ancaman radikalisme di wilayah Papua Barat.
Baca Juga :https://kabarbaru.co/kurir-rokok-ilegal-lapor-diperas-ke-polisi-polrestabes-surabaya-jadi-sorotan/
Wakil Bupati Fakfak, Donatus Nimbitkendik, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah preventif yang dilakukan Satgaswil Papua Barat.
Ia menegaskan pentingnya kerja sama berkelanjutan antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Kedua pihak pun sepakat untuk meningkatkan kolaborasi melalui program-program edukatif dan preventif guna mencegah penyebaran paham IRET di tengah masyarakat.
Sebagai simbol penghormatan dan komitmen bersama, kegiatan tersebut juga diakhiri dengan penyerahan cendera mata dari Satgaswil Papua Barat kepada Wakil Bupati Fakfak.
Kegiatan berlangsung lancar dan diharapkan menjadi landasan kuat dalam memperkuat stabilitas keamanan daerah secara berkelanjutan.
Baca Juga : https://kabarbaru.co/antonio-guterres-prajurit-tni-tewas-akibat-serangan-rudal-israel-di-lebanon/
Ke depan, Satgaswil Papua Barat berencana melaksanakan koordinasi lanjutan dengan instansi terkait, serta menginisiasi kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya radikalisme dan pentingnya menjaga persatuan.
Selain itu, peningkatan pemantauan dan deteksi dini terhadap potensi penyebaran paham radikal, khususnya di ruang digital, juga menjadi fokus utama dalam tindak lanjut kegiatan tersebut.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

