MDI Bone Bolango Luncurkan Program Satu Mesjid Satu Kotak Amal

Jurnalis: Red Kabarbaru Gtlo
Kabar Baru, Gorontalo– Mejelis Dakwah Indonesia (MDI) Bone Bolango resmi meluncurkan program sosial “Satu Mesjid Satu Kotak Amal”, dengan tahap awal distribusi difokuskan pada wilayah Dapil Suwawa dan sekitarnya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan peran mesjid sebagai pusat pengumpulan dan pengelolaan dana sosial bagi masyarakat sekitar.
Sebagai organisasi yang didirikan oleh Partai Golkar, MDI memiliki fokus utama pada tiga pilar dakwah yaitu diniyah (agama), insaniyah (kemanusiaan), dan wathaniyah (kebangsaan). Melalui program ini, MDI berharap dapat memperkuat peran mesjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai lembaga yang berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.
Menurut Sekretaris Umum MDI Bone Bolango, Wiwan Maku, peluncuran program ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan daerah melalui potensi yang ada di masyarakat. “Kotak amal yang akan ditempatkan di masing-masing mesjid diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengumpulkan bantuan dari masyarakat yang mampu, yang nantinya akan dialokasikan untuk kebutuhan sosial seperti pendidikan anak yatim, bantuan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, serta pemeliharaan fasilitas mesjid itu sendiri,” jelas Wiwan dalam keterangan resmi yang diterima Rabu (11/03/2026).
Pada tahap pertama distribusi, sebanyak lima mesjid menjadi penerima kotak amal, yaitu:
1. Mesjid Al Ikhlas – Desa Bube, Kecamatan Suwawa
2. Mesjid Hayatul Karim – Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa Tengah
3. Mesjid Al-Muqaramah – Desa Molintogupo, Kecamatan Suwawa Selatan
4. Mesjid Nur Arham – Desa Dumbaya Bulan, Kecamatan Suwawa Timur
5. Mesjid Darussalam – Desa Pinogu, Kecamatan Pinogu
Setiap kotak amal yang diberikan akan memiliki sistem pengelolaan yang transparan, dengan pembukaan dan pencatatan dana yang dilakukan secara bersama oleh pengurus mesjid dan perwakilan MDI Bone Bolango secara berkala. Hal ini untuk memastikan bahwa setiap dana yang terkumpul dapat digunakan secara tepat dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap program ini dapat mendapatkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Bone Bolango. Tidak hanya sebagai sarana berkontribusi pada kesejahteraan sosial, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian bersama dalam memajukan peran mesjid sebagai ujung tombak pembangunan daerah,” tambah Wiwan.
Rencananya, setelah tahap awal di Dapil Suwawa selesai, program “Satu Mesjid Satu Kotak Amal” akan diperluas ke seluruh kecamatan di Bone Bolango dalam waktu dekat. MDI juga akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran dan keberlanjutan program ini.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

