Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Cegah Bullying Sejak Dini, KKN Berdampak UMM Kelompok 143 Sosialisasi Anti-Perundungan di SDN 3 dan SDN 4 Gajahrejo

KKN Berdampak UMM Kelompok 143 Sosialisasi Anti Perundungan (Dok. Istimewa)
KKN Berdampak UMM Kelompok 143 Sosialisasi Anti Perundungan (Dok. Istimewa).

Jurnalis:

Kabar Baru, Malang – Mahasiswa KKN Berdampak Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 143 menggelar sosialisasi anti-bullying di SDN 3 Gajahrejo dan SDN 4 Gajahrejo, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bullying serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.

Sosialisasi diikuti oleh siswa dari kedua sekolah dengan penyampaian materi yang disesuaikan dengan usia dan karakteristik peserta. Mahasiswa KKN Berdampak UMM Kelompok 143 menggunakan pendekatan edukatif dan interaktif agar siswa lebih mudah memahami bentuk-bentuk perundungan serta dampaknya bagi korban maupun lingkungan sekitar.

Kenalkan Bentuk dan Dampak Bullying

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berupa tindakan fisik, tetapi juga dapat terjadi melalui ucapan, ejekan, pengucilan, maupun perilaku lain yang dapat membuat seseorang merasa takut, tertekan, atau tidak nyaman.

Para siswa juga diajak memahami pentingnya menghargai perbedaan, menjaga perkataan dan tindakan, serta membangun hubungan pertemanan yang positif di lingkungan sekolah.

Mahasiswa KKN Berdampak UMM Kelompok 143 menekankan bahwa siswa tidak perlu takut untuk berbicara apabila mengalami atau melihat tindakan bullying. Mereka didorong untuk melaporkan kejadian kepada guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya.

KKN Berdampak UMM Kelompok 143 Sosialisasi Anti Perundungan (Dok. Istimewa) 2
KKN Berdampak UMM Kelompok 143 Sosialisasi Anti Perundungan (Dok. Istimewa) 2

Mahasiswa Ajak Siswa Jadi Teman yang Baik

Selain memberikan materi, kegiatan sosialisasi dikemas melalui komunikasi dua arah. Siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan memahami contoh perilaku yang termasuk bullying maupun tindakan yang menunjukkan sikap saling menghargai.

Salah satu mahasiswa KKN Berdampak UMM Kelompok 143, Nopelta Elpin mengatakan edukasi mengenai bullying penting diberikan sejak sekolah dasar agar siswa mampu membedakan perilaku bercanda dengan tindakan yang dapat menyakiti orang lain.

“Kami ingin mengajak siswa memahami bahwa setiap orang harus saling menghargai. Bercanda boleh, tetapi jangan sampai perkataan atau tindakan kita membuat teman merasa takut, sedih, atau tertekan,” ujarnya.

Menurutnya, pencegahan bullying membutuhkan keterlibatan seluruh pihak di lingkungan sekolah. Tidak hanya siswa, tetapi juga guru dan orang tua memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

Dorong Sekolah yang Aman dan Ramah Anak

Pihak SDN 3 Gajahrejo dan SDN 4 Gajahrejo menyambut baik kegiatan sosialisasi yang dilakukan KKN Berdampak UMM Kelompok 143. Edukasi mengenai anti-bullying dinilai dapat membantu siswa memahami pentingnya menjaga sikap, menghormati perbedaan, serta memperlakukan teman dengan baik.

Melalui kegiatan tersebut, KKN Berdampak UMM Kelompok 143 berharap pesan anti-bullying tidak berhenti setelah sosialisasi selesai. Siswa diharapkan dapat menerapkan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal.

Sosialisasi anti-bullying di SDN 3 Gajahrejo dan SDN 4 Gajahrejo menjadi salah satu bentuk kontribusi KKN Berdampak UMM Kelompok 143 dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store