Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Alumni Universitas Airlangga Bangun BAIM Farm untuk Pendidikan Veteriner

WhatsApp Image 2026-06-26 at 07.12.48
Foto drh. Rifqi Najwan, M.Vet. di pelantikan dan pengambilan sumpah dokter hewan periode 173 (Sumber: Dokumentasi Pribadi).

Jurnalis:

Kabar Baru, Tuban – Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan asal hewan yang berkualitas, peran pelaku usaha peternakan yang mampu menggabungkan aspek produksi, manajemen, dan pendidikan menjadi semakin penting. Salah satu sosok yang menunjukkan kiprah tersebut adalah drh. Rifqi Najwan, M.Vet., Alumni Universitas Airlangga yang berhasil mengembangkan BAIM Farm menjadi salah satu peternakan unggas modern di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Berlokasi di Desa Jetak, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, BAIM Farm tumbuh menjadi unit usaha peternakan yang bergerak di bidang ayam petelur (layer), pullet (ayam muda siap produksi), dan puyuh petelur. Di bawah kepemimpinan drh. Rifqi Najwan, peternakan ini tidak hanya berorientasi pada produktivitas dan pengembangan bisnis, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang peternakan dan kedokteran hewan.

Sebagai Alumni Universitas Airlangga, drh., Rifqi Najwan, M.Vet. memanfaatkan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan kedokteran hewan untuk membangun sistem peternakan yang menerapkan prinsip kesehatan hewan, biosekuriti, manajemen produksi, dan efisiensi usaha. Pendekatan tersebut menjadikan BAIM Farm berkembang menjadi salah satu peternakan unggas yang dikenal oleh kalangan akademisi maupun praktisi peternakan di Jawa Timur.

Keberhasilan BAIM Farm tidak hanya diukur dari kapasitas produksi, tetapi juga dari kontribusinya sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa. Dalam beberapa tahun terakhir, peternakan ini menjadi lokasi Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan pembelajaran lapang bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mempelajari secara langsung berbagai aspek manajemen peternakan unggas modern, mulai dari formulasi pakan, manajemen kesehatan ternak, pemeliharaan pullet, produksi telur, hingga evaluasi performa ternak.

Keterlibatan BAIM Farm dalam mendukung pendidikan menunjukkan komitmen Rifqi Najwan untuk membangun sinergi antara dunia industri dan dunia akademik. Menurut berbagai laporan kegiatan mahasiswa, selama pelaksanaan praktik lapangan para peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai operasional peternakan unggas komersial serta berdiskusi dengan tim manajemen mengenai tantangan dan peluang industri perunggasan nasional.

Sebagai pemilik BAIM Farm, Rifqi Najwan juga aktif memberikan pendampingan dan berbagi pengalaman kepada mahasiswa maupun calon dokter hewan yang ingin memahami sektor perunggasan secara lebih mendalam. Melalui pendekatan tersebut, ia turut membantu mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi teknis sekaligus pemahaman terhadap kebutuhan industri.

Kiprah Alumni Universitas Airlangga ini menjadi contoh bagaimana seorang dokter hewan dapat berperan tidak hanya dalam aspek kesehatan hewan, tetapi juga sebagai wirausahawan yang menciptakan lapangan kerja, mendukung ketahanan pangan, dan mendorong transfer pengetahuan kepada generasi berikutnya. Dalam sektor peternakan modern, kemampuan mengintegrasikan ilmu kedokteran hewan dengan manajemen bisnis menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan usaha yang berkelanjutan.

Selain menjadi pusat produksi unggas, BAIM Farm juga dikenal sebagai lokasi pembelajaran yang mempertemukan akademisi, mahasiswa, dan praktisi industri. Kehadiran peternakan ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami kondisi riil di lapangan sehingga mampu menghubungkan teori yang diperoleh di kampus dengan praktik yang diterapkan dalam industri peternakan modern.

Keberhasilan mengembangkan BAIM Farm menunjukkan bahwa Alumni Universitas Airlangga memiliki kapasitas untuk menjadi penggerak pembangunan di sektor agribisnis dan peternakan nasional. Melalui inovasi, kerja keras, dan komitmen terhadap pengembangan sumber daya manusia, drh. Rifqi Najwan, M.Vet. telah membuktikan bahwa usaha peternakan tidak hanya dapat menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat pendidikan dan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor perunggasan Indonesia.

Kiprah Rifqi Najwan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni Universitas Airlangga untuk terus berinovasi, membangun usaha yang berkelanjutan, serta menghadirkan dampak positif bagi masyarakat melalui bidang keahlian yang dimiliki.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store