Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Tajuz Suhud Terpilih Jadi Direksi BUMD Bangkalan, Bidik Bisnis Baru dan Komitmen Dongkrak PAD

33F42104-78BF-4B1C-93C8-0C6102E3BE79_77B866B9-1255-46D9-91BD-AED7F6694812
Tajuz Suhud resmi ditetapkan sebagai salah satu Direksi PT Sumber Daya Bangkalan (Perseroda) periode 2026-2031.

Jurnalis:

Kabar Baru, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten Bangkalan resmi menetapkan tiga nama sebagai Direksi PT Sumber Daya Bangkalan (Perseroda) periode 2026-2031. Salah satunya Tajuz Suhud yang dipercaya menduduki posisi Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko.

Penetapan tersebut tertuang dalam Pengumuman Bupati Bangkalan Nomor 500/3798/1433.021/2026 tentang Penetapan Direksi PT Sumber Daya Bangkalan (Perseroda) Tahun 2026-2031, tertanggal 20 Agustus 2026.

Selain Tajuz Suhud, dua nama lainnya yakni Yudha Alihamsyah sebagai Direktur Utama serta M. Syarifuddin sebagai Direktur Produksi dan Pemasaran.

Tajuz menjelaskan, proses seleksi direksi berlangsung melalui sejumlah tahapan dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Dari awalnya terdapat 10 peserta yang lolos seleksi administrasi, kemudian delapan peserta dinyatakan lolos Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).

Selanjutnya, peserta kembali mengikuti tahapan wawancara hingga tersisa enam kandidat. Dari enam kandidat tersebut, akhirnya ditetapkan tiga orang untuk mengisi jajaran direksi.

“Alhamdulillah saya mengikuti semua tahapan, mulai dari seleksi administrasi, UKK di BKD Jawa Timur, kemudian wawancara terakhir di UTM. Sesuai jadwal, penetapan dilakukan tanggal 20 Agustus,” ujar Tajuz, Jumat, (21/08/26).

Tajuz mengaku terdorong mengikuti seleksi karena ingin memberikan kontribusi bagi daerah sebagai putra asli Bangkalan. Ia menyebut pengalaman di sejumlah posisi sebelumnya menjadi modal untuk membawa gagasan baru bagi perusahaan milik daerah tersebut.

“Saya ini orang asli Bangkalan, putra daerah. Dengan beberapa pengalaman yang saya miliki, mudah-mudahan bisa diaplikasikan dan diimplementasikan untuk membantu BUMD meningkatkan PAD Bangkalan,” katanya.

Sebagai direktur yang membidangi keuangan, SDM dan manajemen risiko, Tajuz menegaskan target utama jajaran direksi ke depan adalah meningkatkan kinerja PT Sumber Daya Bangkalan agar tidak stagnan.

Ia mengatakan, sejumlah rencana bisnis baru tengah disiapkan untuk menambah sumber pendapatan perusahaan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengembangan usaha air mineral atau air kemasan serta rencana pengembangan usaha di sektor lain, termasuk stasiun pengisian bahan bakar.

“Target utama kita bagaimana meningkatkan PAD yang ada. Ini tentu tidak mudah, sehingga ada beberapa rencana bisnis yang perlu kita eksekusi pada periode baru ini,” jelasnya.

Menurut Tajuz, jajaran direksi akan membagi program kerja ke dalam target jangka pendek, menengah dan panjang. Dalam 100 hari pertama, pihaknya akan melakukan audit secara menyeluruh terhadap kondisi perusahaan.

Audit tersebut akan digunakan untuk memetakan unit usaha yang perlu dievaluasi sekaligus sektor yang memiliki peluang untuk dikembangkan.

“Minimal di 100 hari pertama kita audit secara menyeluruh. Kita list bagian mana yang perlu dievaluasi dan bagian mana yang perlu dikembangkan,” ungkapnya.

Setelah itu, jajaran direksi akan mulai mengeksekusi sejumlah rencana bisnis. Tajuz menargetkan dalam enam bulan pertama sudah terdapat beberapa program yang dapat berjalan dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan perusahaan.

“Rencana bisnis kita banyak. Target kita, minimal enam bulan pertama sudah ada beberapa rencana bisnis yang kita eksekusi. Intinya bagaimana meningkatkan PAD,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tajuz juga menanggapi isu mengenai dirinya yang pernah menjalani pemeriksaan dan penggeledahan terkait perkara tertentu.

Ia menegaskan bahwa dalam perkara tersebut dirinya berada dalam posisi sebagai **saksi**, bukan pihak yang dinyatakan terlibat sebagai pelaku.

“Saya hanya sebatas saksi. Prosesnya sudah berjalan, sudah ada pemanggilan-pemanggilan. Alhamdulillah prosesnya sudah dilakukan dan sekarang tinggal menunggu hasil persidangan,” ujarnya.

Tajuz meminta publik menunggu proses hukum hingga selesai agar tidak muncul informasi yang simpang siur. Ia menyebut proses tersebut masih berjalan dan hasil akhirnya akan menjadi dasar untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.

“Kalau dari hasil pemeriksaan sementara, saya tidak terlibat terkait hal itu. Saya sebatas saksi. Semuanya kita tunggu hasilnya nanti,” katanya.

Ke depan, Tajuz berharap keberadaannya bersama jajaran direksi baru dapat membawa perubahan terhadap kinerja PT Sumber Daya Bangkalan.

Ia menargetkan perusahaan tidak hanya menjalankan bisnis yang sudah ada, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan membuka lini usaha baru yang produktif.

“Harapannya dengan saya terpilih ini ada inovasi-inovasi baru, ada rencana-rencana bisnis baru sehingga bisa meningkatkan pendapatan asli daerah,” pungkasnya.

Ia menegaskan, peningkatan kontribusi BUMD terhadap daerah menjadi salah satu target utama selama periode kepemimpinannya.

“Target kita setiap tahun terus meningkat untuk membantu APBD Kabupaten Bangkalan,” tandas Tajuz.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store