Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Hasanuddin Tekankan Pentingnya Kesadaran Kebangsaan
Jurnalis: Arif Muhammad
Kabar Baru, Malang — Program penguatan wawasan kebangsaan melalui sosialisasi 4 Pilar MPR RI kembali diselenggarakan pada 17 Maret 2026 di Rumah Aspirasi Sahabat Cak Udin. Kegiatan tersebut menghadirkan Anggota MPR RI, Muh. Hasanuddin Wahid, dan diikuti masyarakat dari berbagai unsur di wilayah Malang Raya sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Dalam pemaparannya, Hasanuddin menegaskan pentingnya penguatan karakter kebangsaan di tengah perubahan sosial, politik, dan budaya yang berlangsung cepat. Menurutnya, masyarakat perlu memiliki pijakan nilai yang kokoh agar tidak mudah tergerus oleh berbagai tantangan zaman.
“Kesadaran kebangsaan tidak boleh berhenti pada pengetahuan semata, tetapi harus tercermin dalam cara berpikir, bersikap, dan mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Hasanuddin.
Ia menjelaskan bahwa empat pilar kebangsaan memiliki fungsi mendasar dalam menjaga kehidupan bernegara. Menurutnya, Pancasila menjadi fondasi ideologis bangsa, Undang-Undang Dasar 1945 berperan sebagai landasan konstitusi, Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan kesepakatan nasional yang wajib dijaga, sedangkan Bhinneka Tunggal Ika menjadi perekat keberagaman di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung secara dialogis dengan melibatkan partisipasi aktif peserta. Sejumlah isu turut dibahas, mulai dari tantangan demokrasi, dinamika kehidupan sosial di ruang digital, hingga pentingnya menjaga persatuan di tengah arus globalisasi yang semakin kompleks.
Salah satu peserta menilai forum tersebut membuka perspektif baru mengenai tanggung jawab masyarakat dalam menjaga kehidupan kebangsaan. “Kegiatan seperti ini membuat kami semakin memahami bahwa menjaga persatuan dan nilai kebangsaan merupakan tanggung jawab bersama,” ungkap salah seorang peserta.
Di akhir kegiatan, Hasanuddin berharap sosialisasi nilai kebangsaan dapat terus diperluas agar semakin banyak masyarakat memahami pentingnya menjaga persatuan nasional. “Ketika masyarakat memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat, maka fondasi kehidupan bernegara juga akan semakin kokoh,” tuturnya.
Acara kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama antara narasumber dan peserta sebagai penanda berakhirnya rangkaian sosialisasi tersebut.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Seedbacklink

