Serap Aspirasi Tiga Dusun, Salim Soroti Nasib UMKM di Desa Koranji

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, SUBANG – Pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian Salim, atau yang akrab disapa Pa Guru Salim, dalam menyerap aspirasi warga Desa Koranji. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kondisi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya perajin jahit majun dan konveksi pakaian yang masih membutuhkan dukungan sarana produksi serta pengembangan usaha.
Aspirasi tersebut dihimpun Salim melalui kegiatan silaturahmi dan komunikasi langsung dengan masyarakat di tiga dusun, yakni Dusun I Kampung Krajan, Dusun II Kampung Garung, dan Dusun III Kampung Kadalangan.
Dalam pertemuan dengan warga, sejumlah perajin menyampaikan berbagai kendala yang selama ini dihadapi dalam menjalankan usaha. Di antaranya keterbatasan peralatan produksi, seperti mesin jahit, serta kebutuhan tambahan modal untuk meningkatkan kapasitas usaha.
Kondisi tersebut membuat para pelaku usaha berharap adanya perhatian pemerintah desa melalui dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Bantuan sarana produksi, akses permodalan, hingga pendampingan usaha dinilai dapat membantu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlangsungan mata pencaharian masyarakat.
Salim mengatakan, berbagai aspirasi yang diterimanya tidak hanya berkaitan dengan persoalan ekonomi. Warga juga menyampaikan masukan mengenai infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian, bantuan sosial, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Selama menjalin silaturahmi dengan masyarakat, kami menerima banyak aspirasi dan keluhan dari berbagai bidang. Mulai dari persoalan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian, bantuan sosial hingga pemberdayaan UMKM. Semua itu menjadi masukan penting yang perlu diperhatikan,” ujar Salim, Minggu (1/11/2026).
Ia menegaskan, apabila kelak mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin Desa Koranji, berbagai aspirasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program kerja dan menentukan prioritas pembangunan desa.
“Insyaallah, apabila saya diberikan amanah untuk memimpin Desa Koranji, kebutuhan dan harapan masyarakat akan menjadi perhatian kami. Baik infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian, bantuan sosial, pembinaan UMKM maupun peningkatan kualitas pelayanan publik. Kami ingin pemerintah desa benar-benar hadir dan memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Secara khusus, Salim menilai UMKM memiliki peran penting dalam menopang perekonomian keluarga. Karena itu, pengembangan usaha masyarakat perlu didukung melalui kebijakan yang tepat dan disesuaikan dengan kondisi riil para pelaku usaha.
Menurutnya, dukungan terhadap perajin jahit majun dan konveksi tidak cukup hanya melalui bantuan peralatan. Pendampingan, penguatan kapasitas usaha, serta kemudahan akses permodalan juga perlu menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ia berharap, aspirasi warga dari ketiga dusun dapat menjadi bahan evaluasi dan perencanaan pembangunan Desa Koranji agar program yang dijalankan nantinya benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Harapan saya, komunikasi antara masyarakat dan pemerintah desa dapat terus terjalin dengan baik. Setiap aspirasi harus didengar dan diperjuangkan melalui langkah serta program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran desa,” pungkasnya.
Berbagai masukan tersebut mencerminkan bahwa kebutuhan masyarakat Desa Koranji tidak hanya berkutat pada pembangunan infrastruktur. Penguatan ekonomi keluarga, keberlangsungan UMKM, serta pemerataan pelayanan publik juga menjadi aspek penting yang perlu mendapat perhatian dalam pembangunan desa ke depan. (*)
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
WahGenz
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
