Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Budi Santoso Dorong Generasi Muda Geologi Siap Hadapi Tantangan Industri Mineral dan Energi

4e9a2b54-dce0-47f6-a88f-2bd4e9cf0a99
Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) periode 2023–2026, STJ Budi Santoso, S.T., M.Econ.Geol. (Foto: Dok/Ist).

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Masa depan industri pertambangan dan pengelolaan sumber daya alam Indonesia membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten. Di tengah perkembangan teknologi eksplorasi, kebutuhan mineral strategis, dan tantangan transisi energi, regenerasi ahli geologi menjadi salah satu agenda penting.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) periode 2023–2026, STJ Budi Santoso, S.T., M.Econ.Geol., menjadi salah satu tokoh yang mendorong penguatan kapasitas generasi muda di bidang geologi.

Menurutnya, mahasiswa dan lulusan geologi perlu memiliki kemampuan akademis sekaligus memahami kebutuhan dunia industri.

Penguatan hubungan antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan perusahaan pertambangan menjadi langkah penting untuk mempersiapkan generasi ahli geologi yang mampu menjawab tantangan masa depan.

Resmikan Seksi Mahasiswa IAGI di Universitas Negeri Padang

Komitmen terhadap pengembangan generasi muda terlihat ketika Budi Santoso meresmikan Seksi Mahasiswa Ikatan Ahli Geologi Indonesia (SM-IAGI) di Universitas Negeri Padang pada 23 September 2024.

Kehadiran organisasi mahasiswa tersebut menjadi ruang untuk membangun komunikasi, memperluas jejaring, dan meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam perkembangan profesi geologi.

Melalui wadah tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mengenal lebih dekat dunia profesi serta membangun hubungan dengan para ahli geologi yang telah memiliki pengalaman di industri.

Kolaborasi antara akademisi dan praktisi juga menjadi penting untuk mempertemukan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan pekerjaan di lapangan.

Dengan demikian, mahasiswa memiliki kesempatan lebih luas untuk memahami tantangan eksplorasi, pengelolaan sumber daya mineral, dan perkembangan teknologi pertambangan.

Pengalaman Industri Menjadi Bekal Pengembangan Profesi

Budi Santoso memiliki pengalaman profesional lebih dari 25 tahun di sektor pertambangan dan eksplorasi mineral.

Ia merupakan lulusan Sarjana Geologi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) tahun 1996 dan meraih gelar magister Economic Geology dari University of Tasmania, Australia.

Sepanjang perjalanan kariernya, ia pernah bekerja atau terlibat dalam berbagai perusahaan pertambangan internasional, termasuk Western Mining Company, Cyprus Amax, Phelps Dodge Corporation, Freeport-McMoRan, BHP Billiton, dan J Resources.

Pengalaman tersebut mencakup eksplorasi mineral, evaluasi sumber daya, pengembangan proyek, operasional pertambangan, hingga pengembangan usaha.

Ia juga memiliki pengalaman dalam berbagai proyek di Indonesia, Chile, Republik Demokratik Kongo, Filipina, Peru, dan China.

Pengalaman lintas negara tersebut memberikan gambaran mengenai perkembangan teknologi, kebutuhan tenaga profesional, dan tantangan industri pertambangan di tingkat global.

Generasi Muda Harus Memahami Perkembangan Geosains

Perkembangan industri mineral dan energi menuntut ahli geologi untuk terus meningkatkan kemampuan.

Kemajuan teknologi pemetaan, pengolahan data geologi, metode eksplorasi, dan analisis sumber daya telah mengubah kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

Karena itu, pendidikan geologi perlu terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori mengenai batuan, mineral, struktur geologi, dan proses kebumian, tetapi juga perlu mengembangkan kemampuan analisis, komunikasi, kerja sama, serta pemecahan masalah.

Selain kompetensi teknis, pemahaman mengenai lingkungan dan keselamatan kerja juga menjadi bagian penting dalam membangun profesionalisme ahli geologi.

Menghubungkan Kampus dengan Kebutuhan Industri

Hubungan antara perguruan tinggi dan industri menjadi salah satu faktor yang dapat mempercepat pengembangan sumber daya manusia.

Perguruan tinggi memiliki peran dalam menghasilkan penelitian dan tenaga profesional, sedangkan industri memiliki pengalaman praktis mengenai tantangan operasional dan kebutuhan kompetensi.

Ketika keduanya terhubung melalui kolaborasi, mahasiswa memiliki peluang untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dunia kerja.

Keterlibatan Budi sebagai pembicara kunci dalam Seminar Nasional Teknik Geologi UPN Veteran Yogyakarta 2024 juga memperlihatkan perhatiannya terhadap hubungan antara pengembangan ilmu geologi dan masa depan pembangunan nasional.

Dalam forum tersebut, ia dijadwalkan menyampaikan pemikiran mengenai pengembangan geosains untuk akselerasi Indonesia Emas 2045.

Menyiapkan Ahli Geologi untuk Ketahanan Energi

Kebutuhan terhadap mineral strategis dan sumber daya energi menjadi tantangan yang harus dipersiapkan sejak sekarang.

Pengembangan kendaraan listrik, teknologi penyimpanan energi, industri manufaktur, dan transisi energi membutuhkan dukungan berbagai jenis mineral.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi generasi muda geologi untuk mengambil peran dalam pengembangan industri nasional.

Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan kompetensi, integritas, dan pemahaman mengenai prinsip pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.

Budi Santoso mendorong agar pengembangan geosains tidak berhenti pada kegiatan akademis, tetapi juga menghasilkan solusi yang dapat diterapkan untuk menjawab persoalan nyata.

Forum Ilmiah sebagai Ruang Pengembangan Generasi Geologi

Penyelenggaraan PIT IAGI ke-55 yang dirangkaikan dengan GEOSEA XIX Convention & Exhibition 2026 di Yogyakarta pada 2–5 November 2026 menjadi salah satu kesempatan untuk memperluas wawasan dan jejaring profesional.

Forum tersebut mengangkat tema “Harmonizing Georesources, Geohazard and Heritage Conservation to Promote Sustainable Development”.

Selain menjadi ruang pertukaran pengetahuan bagi para ahli geologi, kegiatan semacam ini juga dapat memberikan inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda untuk mengikuti perkembangan keilmuan geosains.

Ke depan, regenerasi ahli geologi diharapkan mampu memperkuat daya saing Indonesia dalam mengelola sumber daya mineral dan energi.

Melalui pengembangan kompetensi, kolaborasi akademisi dan industri, serta penguatan organisasi profesi, generasi muda geologi memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store