Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Saat Sumur Mengering, BAZNAS Turun Tangan Bantu Warga Sukahaji

IMG_20260904_141039
BAZNAS Purwakarta menyalurkan bantuan air bersih dan wadah penampungan kepada warga Desa Sukahaji, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta.

Jurnalis:

Kabar Baru, Purwakarta – Kemarau berkepanjangan mulai memengaruhi ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Purwakarta. Kondisi tersebut mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purwakarta bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Perumda Air Minum (PDAM) Kabupaten Purwakarta turun langsung membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

Bantuan berupa air bersih dan toren sebagai sarana penampungan disalurkan kepada warga Desa Sukahaji, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Kamis (3/9/2026).

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama kemarau berlangsung. Keberadaan toren juga diharapkan dapat membantu masyarakat menampung air sehingga pasokan yang diterima dapat dimanfaatkan secara lebih efektif untuk kebutuhan sehari-hari.

Bantuan diserahkan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Purwakarta, Hj. Rika Ristiawati, didampingi Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Purwakarta, H. Andri Hendrawan Sujana, serta tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Purwakarta.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Tegalwaru Endang Saepudin dan Kepala Desa Sukahaji Dedi Supyadi. Kehadiran unsur pemerintah kecamatan dan desa menjadi bagian dari sinergi dalam merespons dampak kekeringan yang dirasakan masyarakat.

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Purwakarta, Andri Hendrawan Sujana, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen BAZNAS untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.

“BAZNAS berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Melalui kolaborasi dengan PDAM dan BPBD Kabupaten Purwakarta, kami menyalurkan air bersih sekaligus memberikan bantuan toren agar masyarakat memiliki tempat penampungan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari,” ujar Andri.

Menurut Andri, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus mendapat perhatian bersama, terlebih ketika kemarau berkepanjangan mulai berdampak terhadap ketersediaan sumber air masyarakat.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan meringankan beban warga yang terdampak kekeringan. Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak diperlukan agar penanganan persoalan masyarakat dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

Sementara itu, Camat Tegalwaru Endang Saepudin mengapresiasi kepedulian BAZNAS Kabupaten Purwakarta bersama BPBD dan PDAM yang telah membantu masyarakat Desa Sukahaji.

“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Purwakarta, PDAM, dan BPBD Kabupaten Purwakarta yang telah memberikan perhatian serta membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga,” kata Endang.

Endang berharap bantuan air bersih dapat terus diberikan apabila kemarau masih berlangsung dan kebutuhan masyarakat semakin meningkat. Ia juga mengimbau warga menggunakan air secara bijak serta menjaga fasilitas penampungan agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Sukahaji Dedi Supyadi. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kemarau berkepanjangan.

“Bantuan air bersih ini sangat membantu masyarakat Desa Sukahaji. Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Purwakarta, BPBD, dan PDAM yang telah peduli serta turun langsung membantu warga yang membutuhkan air bersih,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, bantuan toren menjadi fasilitas yang sangat bermanfaat bagi masyarakat karena air yang disalurkan dapat ditampung dan digunakan sesuai kebutuhan.

“Kami berharap bantuan seperti ini bisa terus berlanjut selama masyarakat masih mengalami kesulitan mendapatkan air. Bantuan toren juga sangat bermanfaat karena warga memiliki tempat untuk menampung air yang disalurkan,” katanya.

Dedi mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan menjaga fasilitas penampungan yang telah diberikan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi wujud sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, BPBD, PDAM, dan pemerintah desa dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau.

Melalui program kemanusiaan dan kebencanaan, BAZNAS Purwakarta terus berupaya mengoptimalkan penyaluran zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat langsung dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Purwakarta juga menyampaikan apresiasi kepada para muzakki, munfik, dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. Amanah tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan bantuan bagi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan.

Bagi warga Desa Sukahaji, kehadiran bantuan air bersih di tengah kemarau menjadi bentuk nyata kepedulian. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, bantuan tersebut juga memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi dampak kekeringan.***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store