Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

GL Din Bagikan Tujuh Tips Membuat Konten Vlog Tembus Jutaan View Viral

WhatsApp Image 2026-06-26 at 23.48.36
Rahasia Konten Vlog Tembus Jutaan View! GL Din Bongkar 7 Tips yang Bikin Videonya Selalu Masuk FYP.

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Persaingan menjadi konten kreator semakin ketat. Ribuan video baru diunggah setiap menit ke berbagai platform media sosial. Namun, hanya sebagian kecil yang mampu mencuri perhatian hingga meraih jutaan penonton. Lalu, apa sebenarnya rahasia di balik konten yang viral?

Bagi kreator muda GL Din atau Dinna Amalia Putri, viral bukan hanya soal keberuntungan atau mengikuti tren semata. Kreator yang memiliki sekitar 4,1 juta pengikut di TikTok dan 1,4 juta pengikut di Instagram ini menilai ada strategi yang harus dipahami agar penonton betah menyaksikan video hingga selesai.

Melalui pengalamannya membuat konten daily vlog, prank, dan aktivitas keseharian, GL Din membagikan sejumlah tips yang menurutnya efektif membantu sebuah vlog memiliki peluang lebih besar menembus jutaan tayangan.

“Menurut aku, jangan terlalu fokus mengejar viral. Fokus saja membuat konten yang menarik dan konsisten. Kalau penonton merasa terhibur, view biasanya akan mengikuti,” ujar GL Din.

Berikut tujuh tips membuat konten vlog ala GL Din.

1. Buat Opening yang Langsung Membuat Orang Berhenti Scroll

Menurut GL Din, tiga hingga lima detik pertama merupakan waktu paling krusial dalam sebuah video. Pada momen itulah penonton memutuskan apakah mereka akan terus menonton atau langsung menggulir ke video berikutnya.

Karena itu, ia selalu berusaha membuka vlog dengan adegan yang menarik, pertanyaan yang memancing rasa penasaran, atau cuplikan bagian paling seru dari isi video. Cara ini membuat penonton ingin mengetahui kelanjutan cerita.

Ia juga menyarankan agar kreator menghindari pembukaan yang terlalu panjang seperti memperkenalkan diri berulang kali atau menampilkan adegan yang tidak memiliki kaitan dengan isi video.

“Kalau dalam beberapa detik pertama penonton sudah penasaran, kemungkinan mereka menonton sampai akhir jauh lebih besar,” katanya.

2. Ceritakan Aktivitas Sehari-hari dengan Alur yang Jelas

Banyak orang mengira vlog harus berisi aktivitas yang mewah atau liburan ke tempat mahal agar menarik. Padahal menurut GL Din, kegiatan sederhana justru bisa menjadi konten yang disukai jika dikemas dengan storytelling yang baik.

Misalnya, aktivitas berangkat sekolah, latihan olahraga, nongkrong bersama teman, atau sekadar mencoba makanan baru bisa menjadi tontonan menarik apabila memiliki awal, konflik kecil, dan penutup yang memuaskan.

Ia menyarankan agar kreator tidak hanya merekam setiap aktivitas, tetapi juga menyusun alur cerita sehingga penonton merasa mengikuti sebuah perjalanan, bukan sekadar melihat potongan video acak.

“Yang membuat vlog menarik itu bukan karena kegiatannya mahal, tapi karena penonton merasa ikut mengalami cerita yang kita bagikan,” jelasnya.

3. Tampilkan Kepribadian Asli, Jangan Berusaha Menjadi Orang Lain

Menurut GL Din, salah satu kesalahan yang sering dilakukan kreator pemula adalah terlalu berusaha meniru gaya kreator lain yang sedang viral.

Padahal, setiap kreator memiliki karakter dan keunikan masing-masing. Jika terus meniru orang lain, penonton akan sulit mengingat identitas akun tersebut.

Ia memilih tampil apa adanya saat membuat konten. Mulai dari cara berbicara, ekspresi, hingga reaksi yang spontan dibiarkan tetap natural. Hal inilah yang menurutnya mampu membangun kedekatan dengan audiens.

“Orang sekarang lebih suka melihat sesuatu yang terasa asli. Jadi jangan takut menunjukkan diri sendiri karena itu justru yang membuat kita berbeda,” ungkapnya.

4. Konsisten Upload, Jangan Menunggu Mood Datang

GL Din mengungkapkan bahwa konsistensi merupakan faktor yang paling sering diremehkan. Banyak kreator semangat membuat konten selama beberapa minggu, lalu berhenti karena merasa hasilnya belum sesuai harapan.

Menurutnya, algoritma media sosial lebih menyukai akun yang aktif mengunggah konten secara rutin. Semakin konsisten seseorang berkarya, semakin besar peluang videonya direkomendasikan kepada pengguna baru.

Ia menyarankan untuk membuat jadwal unggahan yang realistis, misalnya satu hingga dua video setiap hari atau beberapa kali dalam seminggu sesuai kemampuan.

“Kalau menunggu mood, biasanya kita malah jarang upload. Lebih baik punya jadwal dan disiplin menjalaninya,” katanya.

5. Edit Video dengan Tempo Cepat agar Penonton Tidak Bosan

Selain ide, proses editing juga memegang peranan penting. Menurut GL Din, penonton media sosial saat ini menyukai video dengan ritme yang cepat dan tidak bertele-tele.

Karena itu, ia selalu memotong bagian yang dianggap tidak penting, menghilangkan jeda yang terlalu lama, serta menambahkan perpindahan gambar yang membuat video terasa lebih hidup.

Ia juga menyarankan agar kreator menggunakan subtitle ketika diperlukan, karena banyak pengguna media sosial menonton video tanpa mengaktifkan suara.

“Kalau ada bagian yang membosankan, jangan ragu dipotong. Semakin padat isi videonya, biasanya penonton akan lebih betah,” ujarnya.

6. Ikuti Tren, tetapi Tambahkan Ciri Khas Sendiri

Mengikuti tren memang bisa membantu meningkatkan peluang video masuk FYP. Namun, GL Din mengingatkan agar kreator tidak sekadar menyalin konten orang lain.

Menurutnya, sebuah tren akan lebih menarik jika dipadukan dengan karakter pribadi atau gaya penyampaian yang berbeda. Dengan begitu, penonton tetap mengenali identitas kreator meskipun mengangkat tema yang sedang populer.

Ia menilai kreativitas menjadi pembeda utama di tengah banyaknya konten yang memiliki konsep serupa.

“Boleh ikut tren, tapi jangan sampai kehilangan ciri khas. Justru yang membuat orang kembali menonton adalah karakter kita sendiri,” jelasnya.

7. Dengarkan Penonton dan Terus Evaluasi Konten

Tips terakhir yang selalu diterapkan GL Din adalah rajin membaca komentar dan memperhatikan respons audiens. Dari sana, ia bisa mengetahui jenis konten apa yang paling disukai, bagian mana yang perlu diperbaiki, hingga ide baru yang bisa dikembangkan.

Ia juga rutin mengevaluasi performa setiap video, mulai dari durasi tonton, jumlah interaksi, hingga waktu terbaik untuk mengunggah konten. Menurutnya, proses belajar tidak pernah berhenti meski telah memiliki jutaan pengikut.

“Jangan cepat puas. Selalu lihat apa yang bisa diperbaiki dari setiap video karena kreator yang mau belajar biasanya akan terus berkembang,” tutup GL Din.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store