Tuntut Keadilan! Buruh Kepung PT Immortal Cosmedika Indonesia Akibat Dugaan Union Busting

Jurnalis: Abdul Hamid
Kabar Baru, Depok – Massa buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang PT Immortal Cosmedika Indonesia.
Di atas mobil komando, Pimpinan Cabang (PC) Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) FSPMI Bogor, Teti Supiati, tampil lantang menyuarakan orasi.
Ia membeberkan berbagai dugaan pelanggaran hak normatif pekerja yang selama ini menggelayuti manajemen perusahaan kosmetik tersebut.
Teti Supiati menegaskan bahwa gerakan turun ke jalan ini bukan sekadar menuntut hak pribadi masing-masing buruh. Aksi tersebut merupakan bentuk perlawanan nyata terhadap ketidakadilan manajemen yang telah merugikan para pekerja.
Dalam tuntutannya, massa menyoroti tiga poin krusial: dugaan penggelapan iuran BPJS pekerja yang tidak disetorkan, pemberian upah di bawah UMK Kota Depok, serta dugaan praktik union busting lewat PHK sepihak terhadap pengurus PUK di perusahaan.
“Kami hadir untuk menuntut keadilan. Hak pekerja adalah kewajiban perusahaan yang harus dipenuhi, bukan diabaikan,” ujar Teti Supiati dengan tegas di tengah riuh massa aksi.
Solidaritas Lintas Massa Buruh
Aksi protes yang berlangsung di depan pabrik tersebut berjalan dengan penuh semangat dan solidaritas tinggi.
Para buruh kompak mengibarkan bendera organisasi, membentangkan spanduk tuntutan, serta membawa berbagai atribut perlawanan lainnya sebagai simbol penolakan terhadap tindakan semena-mena manajemen.
Perjuangan para pekerja PT Immortal Cosmedika Indonesia ini juga memantik simpati berskala regional.
Sejumlah perwakilan Serikat Pekerja Anggota (SPA) FSPMI dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten tampak hadir langsung di lokasi untuk memberikan dukungan moral dan memperkuat barisan massa.
Kehadiran delegasi lintas provinsi ini menunjukkan kuatnya persatuan gerakan buruh dalam memotong rantai penindasan terhadap kaum pekerja.
Desak Disnaker Segera Turun Tangan
Selain menuntut komitmen perusahaan, massa aksi FSPMI juga mendesak pemerintah, khususnya instansi ketenagakerjaan terkait, untuk segera turun tangan ke lapangan.
Mereka meminta pengawas ketenagakerjaan segera memeriksa seluruh dugaan pelanggaran hukum yang terjadi di internal PT Immortal Cosmedika Indonesia.
Pemerintah harus memastikan hak-hak buruh terpenuhi sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui semangat solidaritas yang terus menyala, aksi ini menjadi alarm keras bagi dunia industri.
“Kaum buruh berkomitmen akan terus merapatkan barisan dan melawan segala bentuk ketidakadilan demi mewujudkan hubungan industrial yang adil, manusiawi, serta bermartabat di Indonesia,” pungkas salah satu orator dari atas mobil komando.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Seedbacklink

