Rocky Gerung Kritik Kabinet Prabowo, Sebut Bahlil Menteri Paling Bodoh

Jurnalis: Nurisul Anwar
Kabar Baru, Jakarta – Pengamat politik senior Rocky Gerung melontarkan kritik pedas terhadap jajaran menteri dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam siniar Total Politik di kanal YouTube, Rocky menilai mayoritas pembantu presiden saat ini buta arah.
Ia menyebut sekitar 70 persen menteri tidak memahami visi besar sang presiden menuju kepemimpinan sosialis di level Asia.
Rocky secara spesifik menunjuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai sosok menteri paling tidak kompeten dalam kabinet.
Menurut Rocky, bahasa tubuh serta sikap politik Bahlil hanya menunjukkan upaya menjilat atasan demi menyenangkan hati presiden.
Ia menilai Ketua Umum Golkar tersebut gagal memahami konsep keadilan sosial (social justice) menjadi basis kebijakan ekonomi Prabowonomics.
Ekonomi Bukan Sekadar Matematika
Selain Bahlil, Rocky juga menyasar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia mengkritik pendekatan Purbaya cenderung melihat ilmu ekonomi hanya dari sisi teknis matematis.
Rocky menegaskan bahwa ekonomi sejatinya merupakan bagian dari ilmu sosial mencakup aspek politik, psikologi, hingga sosiologi sejak awal kemunculannya sebagai political economy.
Purbaya dinilai terlalu terpaku pada pendekatan moneter, seperti sekadar mengendalikan jumlah uang beredar guna memacu pertumbuhan ekonomi.
Rocky menyebut cara berpikir tersebut sangat sempit bagi seorang menteri keuangan.
“Dia cuma mengerti bagaimana menghasilkan pertumbuhan dengan mengendalikan jumlah uang beredar. Itu namanya monetaris,” ujar Rocky dalam unggahan akun @alisyarief tersebut.
Visi Besar Prabowonomics di Asia
Rocky menekankan bahwa Presiden Prabowo sebenarnya memiliki visi strategis menjadikan Indonesia sebagai pemimpin kekuatan sosialis di Asia melalui konsep Prabowonomik.
Namun, ketidakmampuan para menteri dalam menerjemahkan gagasan tersebut dianggap sebagai penghambat utama efektivitas pemerintahan saat ini.
Kritik keras ini menambah deretan polemik mengenai komposisi kabinet bentukan Prabowo.
Rocky mendesak adanya keselarasan pemikiran antara presiden dan para menterinya agar kebijakan ekonomi benar-benar berpihak pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
Hingga kini, pihak Bahlil maupun Purbaya belum memberikan tanggapan resmi terkait komentar pedas pengamat asal Manado tersebut.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

