DPRD Sumenep Rencanakan Sidak Dapur MBG Bermasalah

Jurnalis: Rifan Anshory
Kabar Baru, Sumenep — DPRD Kabupaten Sumenep berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dapur pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul laporan dugaan penyajian makanan yang tidak layak.
Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, mengatakan sidak akan dilakukan usai masa reses anggota dewan berakhir dengan melibatkan pimpinan DPRD dan komisi terkait.
“Setelah reses selesai, kami akan turun langsung bersama komisi untuk melakukan sidak ke seluruh SPPG,” ujar Zainal.
Ia menjelaskan, pengawasan akan dibagi ke dalam dua fokus. Komisi IV akan memeriksa kualitas serta kandungan gizi makanan, sementara Komisi III menyoroti fasilitas pendukung dapur, khususnya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Zainal mengaku telah mengantongi data sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga tidak menjalankan ketentuan sebagaimana mestinya.
“Dari laporan yang kami terima, banyak SPPG yang belum memiliki IPAL memadai. Ini harus diverifikasi langsung di lapangan,” tegasnya.
Menurutnya, sidak ini penting untuk memastikan program MBG berjalan sesuai standar kesehatan dan aturan yang berlaku di Kabupaten Sumenep.
Jika ditemukan pelanggaran, DPRD akan mengeluarkan rekomendasi resmi kepada Bupati Sumenep untuk diteruskan ke Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pelaksana program di tingkat pusat.
Selain itu, DPRD juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai persoalan dalam pelaksanaan program MBG.
Meski demikian, Zainal menilai program tersebut tetap memiliki manfaat besar bagi masyarakat dan perlu dilanjutkan dengan pengawasan ketat.
“Selama program ini benar-benar bermanfaat, tentu harus tetap berjalan,” ujarnya.
Namun, ia mengingatkan agar tidak ada penyalahgunaan dalam pelaksanaannya.
“Kalau hanya dimanfaatkan untuk kepentingan oknum, maka program ini bisa dikatakan gagal,” pungkasnya.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

