Modal Seadanya Tapi Hasil Maksimal, Ini Tips dan Trik Videografi Ala Irul Rajipta
Jurnalis: Azzahra Bahiyyah
Kabar Baru, Jakarta – Perjalanan menjadi kreator digital tidak selalu dimulai dari latar belakang pendidikan tinggi atau peralatan mahal. Hal ini dibuktikan oleh Irul Rajipta, seorang pemuda perantau di Jakarta yang memulai karier dari pekerjaan sederhana hingga kini dikenal aktif membuat konten editing dan fotografi di media sosial.
Sebelum dikenal sebagai kreator digital, Irul pernah bekerja sebagai cleaning service di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. Meski menjalani pekerjaan tersebut, ia tidak pernah berhenti mencari peluang untuk berkembang. Di sela waktu kerjanya, Irul mulai mendalami dunia fotografi dan videografi secara otodidak melalui internet.
Kini, akun media sosialnya telah memiliki ribuan pengikut yang tertarik dengan konten editing dan fotografi yang ia bagikan. Dari pengalaman panjang tersebut, Irul membagikan beberapa tips dan trik sederhana bagi pemula yang ingin belajar videografi tanpa harus memiliki peralatan mahal.
1. Mulai dari Peralatan yang Ada
Menurut Irul, banyak orang berpikir membuat video berkualitas harus menggunakan kamera mahal. Padahal, bagi pemula, ponsel sudah cukup untuk memulai.
Ia sendiri mengaku banyak belajar membuat video hanya dengan memanfaatkan kamera ponsel. Yang terpenting bukan alatnya, tetapi bagaimana seseorang memahami komposisi gambar dan pencahayaan.
“Selagi ada HP dan kuota internet, sebenarnya kita masih bisa belajar banyak hal,” ungkap Irul dalam salah satu kontennya.
2. Belajar Editing Secara Otodidak
Irul juga menekankan pentingnya kemampuan editing dalam dunia videografi. Editing menjadi tahap penting untuk membuat video terlihat lebih menarik.
Ia mempelajari berbagai teknik editing secara mandiri dengan menonton tutorial di internet. Dari situ ia mulai memahami dasar-dasar seperti pemotongan video, penyesuaian warna, hingga penggunaan efek visual.
Kemampuan tersebut kemudian ia bagikan kembali kepada para pengikutnya di media sosial agar semakin banyak orang bisa belajar bersama.
3. Konsisten Mengunggah Konten
Salah satu kunci yang membuat akun Irul berkembang adalah konsistensi. Ia dikenal rajin mengunggah konten hampir setiap hari.
Bahkan dalam satu hari, Irul bisa mengunggah dua hingga tiga video sekaligus. Hal ini membuat akun media sosialnya semakin aktif dan menjangkau lebih banyak penonton.
Menurutnya, konsistensi adalah cara terbaik untuk melatih kemampuan sekaligus membangun audiens di media sosial.
4. Temukan Gaya Editing Sendiri
Irul juga menyarankan agar kreator tidak hanya meniru gaya orang lain. Menurutnya, setiap kreator perlu menemukan ciri khas editing sendiri.
Gaya editing tersebut bisa menjadi identitas yang membedakan konten seseorang dari kreator lainnya. Hal ini pula yang membuat konten Irul memiliki “taste editing” tersendiri yang cukup dikenal oleh para pengikutnya.
5. Jangan Takut Belajar dari Nol
Sebagai lulusan SMA yang belum sempat melanjutkan kuliah karena keterbatasan ekonomi, Irul mengaku sempat merasa minder di awal perjalanan kariernya.
Namun ia memilih untuk tidak menyerah. Ia percaya bahwa dunia digital memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk belajar tanpa batas.
Semangat itu pula yang membuatnya terus mencoba berbagai hal baru di bidang fotografi dan videografi.
6. Manfaatkan Media Sosial sebagai Portofolio
Selain untuk berbagi konten, Irul juga memanfaatkan media sosial sebagai tempat mempromosikan jasanya. Ia membuka jasa foto serta editing video digital yang dipasarkan melalui platform online.
Cara ini cukup efektif karena calon klien dapat langsung melihat hasil karya yang telah ia buat sebelumnya.
Perjuangan yang Menginspirasi
Perjalanan Irul Rajipta menjadi kreator digital tidak datang secara instan. Ia pernah menjalani berbagai pekerjaan, mulai dari sales, cleaning service, hingga figuran dalam beberapa konten kreatif.
Semua pengalaman tersebut justru membuatnya semakin tangguh dalam menghadapi kerasnya kehidupan di Jakarta.
Kini, Irul masih terus mengembangkan kemampuan di dunia digital sambil tetap aktif membuat konten di media sosial. Dalam salah satu unggahannya, ia pernah menuliskan pesan sederhana yang menjadi prinsip hidupnya: “percaya diri, percaya mimpi, percaya proses.”
Kisah Irul menjadi bukti bahwa siapa pun bisa memulai perjalanan di dunia kreatif, bahkan dari titik yang paling sederhana. Dengan kemauan belajar, konsistensi, dan keberanian mencoba, peluang untuk berkembang selalu terbuka.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

