Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Takraw Bone Bolango Mulai Bergeliat, Rakhmatiyah Deu Dorong Pembinaan Berkelanjutan

20260919_224025
Ketua PSTI Bone Bolango Rakhmatiyah Deu bersama pengurus saat menerima panitia Quadra Vibes Karang Taruna se-Bulango Selatan di Sekretariat PSTI Bone Bolango, Desa Toto Utara, Jumat (19/9/2026)..

Jurnalis:

kabar baru, Gorontalo–Takraw Bone Bolango Mulai Bergeliat, Perkembangan sepak takraw di Kabupaten Bone Bolango mulai menunjukkan geliat. Berbagai kompetisi yang tumbuh di tingkat desa dan komunitas dinilai dapat menjadi ruang untuk mengasah kemampuan sekaligus menemukan bibit atlet baru.

Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Bone Bolango, Rakhmatiyah Deu, SH, mendorong agar geliat tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan turnamen, tetapi diarahkan menjadi bagian dari pembinaan yang berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Rakhmatiyah saat menerima panitia Quadra Vibes Karang Taruna se-Bulango Selatan, Jumat (19/9/2026), di Sekretariat PSTI Bone Bolango, Desa Toto Utara.

Dalam pertemuan tersebut, Rakhmatiyah didampingi Sekretaris PSTI Bone Bolango Sandi Mobi dan Ketua Harian Ronal Alibasa. Sementara dari pihak panitia hadir Ketua Panitia Quadra Vibes Fahri Mahful, Sekretaris Arit Pratama Putra Lihawa, unsur Karang Taruna Huntu Utara Mohammad Hasan, serta Ketua Karang Taruna Kecamatan Sudarsi Anwar, SE.

Pertemuan tersebut membahas pengajuan rekomendasi pertandingan yang menjadi salah satu persyaratan bagi panitia untuk melanjutkan proses pengurusan izin keramaian kepada pihak kepolisian.

Bagi Rakhmatiyah, administrasi dalam penyelenggaraan pertandingan bukan sekadar kelengkapan dokumen. Menurutnya, mekanisme tersebut diperlukan untuk membangun koordinasi sekaligus memastikan setiap kompetisi sepak takraw berlangsung secara tertib.

“Untuk kelancaran dan tertib administrasi organisasi, PSTI tidak punya alasan untuk menolak maupun tidak mendukung kegiatan seperti ini,” kata Rakhmatiyah.

Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap kegiatan sepak takraw tetap harus berjalan bersama dengan kepatuhan terhadap aturan. Setiap penyelenggara pertandingan diharapkan mengikuti mekanisme yang sama agar kegiatan olahraga dapat terlaksana dengan baik.

Menurut Rakhmatiyah, semakin banyaknya turnamen seharusnya juga menjadi kesempatan untuk memperkuat pembinaan atlet. Kompetisi di tingkat lokal dapat menjadi wadah bagi pemain untuk mengembangkan kemampuan sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

“Ini akan menjadi kewajiban bagi semua pihak yang akan melakukan kegiatan yang sama. Mari sama-sama kita bangun dan majukan sepak takraw Bone Bolango dengan menjunjung tertib administrasi dan prestasi,” ujarnya.

PSTI Bone Bolango juga melihat keterlibatan masyarakat dan komunitas sebagai bagian dari perkembangan sepak takraw di daerah. Turnamen yang digelar di tingkat desa maupun kecamatan dapat membuka ruang bagi munculnya pemain-pemain potensial.

Sementara itu, Ketua Panitia Quadra Vibes, Fahri Mahful, menyampaikan apresiasi kepada PSTI Bone Bolango atas respons terhadap pengajuan rekomendasi pertandingan.

Fahri menjelaskan, rekomendasi tersebut dibutuhkan karena pelaksanaan Quadra Vibes dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026. Setelah rekomendasi pertandingan diperoleh, panitia akan melanjutkan proses pengurusan izin keramaian.

“Kami berharap rekomendasi pertandingan dapat segera dikeluarkan sehingga proses pengurusan izin keramaian bisa segera dilakukan,” ujar Fahri.

Quadra Vibes merupakan kegiatan yang melibatkan sejumlah unsur masyarakat. Turnamen tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi Karang Taruna, pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa KKS.

Sebanyak enam tim dijadwalkan mengikuti kompetisi tersebut. Keterlibatan berbagai pihak menunjukkan adanya dukungan masyarakat terhadap pengembangan olahraga sepak takraw di tingkat akar rumput.

Panitia mengusung tema “Melestarikan Budaya dan Mengasah Bakat.” Tema tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan sepak takraw tidak hanya sebagai pertandingan, tetapi juga sebagai wadah untuk mengembangkan bakat dan memperkuat aktivitas sosial masyarakat.

Di tengah semakin banyaknya kompetisi olahraga yang digelar berbasis desa dan komunitas, PSTI Bone Bolango mendorong agar setiap kegiatan tetap berlangsung secara terkoordinasi. Administrasi pertandingan, koordinasi dengan organisasi olahraga, serta aspek keamanan menjadi bagian yang perlu diperhatikan oleh penyelenggara.

Bagi PSTI, meningkatnya jumlah turnamen perlu diiringi dengan pembinaan yang konsisten. Dari kompetisi tingkat desa, pemain-pemain potensial diharapkan dapat memperoleh pengalaman bertanding dan memiliki ruang untuk berkembang menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Quadra Vibes yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026 pun menjadi salah satu bagian dari geliat tersebut. Selain menjadi ajang kompetisi bagi enam tim, kegiatan ini diharapkan turut menjaga keberlangsungan sepak takraw di Bone Bolango sekaligus membuka ruang bagi pembinaan atlet secara berkelanjutan.***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store