Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

PMM Desa Bongo Perkuat Kapasitas UMKM Karawo dan Kolombengi

20260818_201750
Tim PMM Desa Bongo bersama pelaku UMKM Karawo Nirwana dan Bubohu Bahari dalam penguatan kapasitas usaha.

Jurnalis:

Kabar Baru, Gorontalo – Pada Selasa, 18 Agustus 2026, puncak kegiatan Pengabdian Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) tahun 2026 dilaksanakan dengan fokus pemberdayaan dua kelompok UMKM, yaitu UMKM Karawo Nirwana yang memproduksi produk karawo dan UMKM Bubohu Bahari yang memproduksi kue tradisional kolombengi. Menurut Plt kepala Desa Bongo Yamin Nusi, S.Kom, Program ini sangat mendukung pengembangan Desa Bongo sebagai Desa Binaan Wisata Religious di Provinsi Gorontalo.

Kegiatan dihadiri oleh unsur pemerintah desa, tim dosen pelaksana, mahasiswa peserta PMM, serta anggota kedua kelompok UMKM mitra. Ketua tim pelaksana,  Dr. Tineke Wolok, ST., MM bersama anggota Prof. Dr. Ismet Sulila, SE.,M.Si dan tim Sartika Dewi Usman, ST, MT, sebagai dosen pembimbing/pendamping memimpin pelaksanaan program ini. Dalam penguatan aspek produksi, kelompok mitra UMKM dipimpin oleh Ketua UMKM Karawo Nirwana, Ibu Rahmi Hamzah dengan melakukan inovasi motif karawo yang baru yaitu motif jagung, ikan dan walima sebagai ciri khas karawo desa Bongo. Sedangkan untuk Ketua UMKM Bubohu Bahari, Ibu Isnawati Musa melakukan inovasi pengembangan kue tradisional kolombengi menjadi tiga varian rasa yaitu original, moca dan keju. Dalam aspek pemasaran inovasi yang dilakukan oleh dua kelompok ini meliputi pemanfaatan media social untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Disamping itu pula kegiatan ini melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) di bidang manajemen, produksi, dan pemasaran bagi kedua kelompok UMKM. Pada aspek manajemen, peserta dibekali penerapan fungsi dan unsur manajemen dalam tata kelola usaha. Aspek produksi difokuskan pada penyusunan rencana produksi, peningkatan kapasitas melalui investasi peralatan, serta perbaikan pengemasan produk. Penerapan iptek dilakukan melalui pembuatan dan penggunaan meja karawo yang dapat digunakan pada malam hari, sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksi. Sementara itu, aspek pemasaran menitikberatkan pada penyiapan target pasar, pengembangan kemitraan pemasaran, serta pemanfaatan media sosial untuk memperluas pasar produk UMKM.

Dr. Tineke Wolok, ST., MM  menjelaskan, “Kegiatan PMM ini dilaksanakan selama bulan Juli,  Agustus dan Septembrer 2026 dengan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terintegrasi dalam tiga aspek utama yaitu manajemen, produksi, dan pemasaran. Harapannya, UMKM mitra dapat mengelola usahanya secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan anggota serta masyarakat sekitar.”

Penjabat Kepala Desa Bongo, Yamin Nusi, S.Kom, memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini. Ia menyatakan, “Program PMM memberikan dampak nyata dalam menjawab tantangan yang dihadapi oleh UMKM kami, khususnya dalam pengelolaan manajemen, produksi, dan pemasaran. Kami berharap keberlanjutan penerapan ilmu ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Bongo.” Ucapan terimakasih disampaikan kepada Direktorat jenderal penelitian dan pengabdian pada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi sains dan teknologi Republik Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Gorontalo, atas segala dukungannya dalam pelaksanaan kegiatan PMM Desa Bongo Tahun 2026.***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store