Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Kebakaran Hebat di Cikopo, Gudang Limbah PT Iluva Rusak Parah

IMG-20260818-WA0024
Petugas gabungan berjibaku memadamkan kebakaran di area penyimpanan limbah PT Iluva Gravure Industri, Cikopo, Bungursari, Purwakarta, Senin (17/8/2026) malam.

Jurnalis:

Kabar Baru, Purwakarta – Kebakaran hebat melanda area penyimpanan limbah produksi PT Iluva Gravure Industri, Kampung Mulyasari, Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (17/8/2026) sore.

Peristiwa yang terjadi di kawasan perusahaan di Jalan Raya Cikopo–Cikampek tersebut dilaporkan sekitar pukul 17.45 WIB. Kobaran api diduga bermula dari Area Recycle, tempat penyimpanan limbah produksi, sebelum kemudian membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.

Danramil 1907/Bungursari, Kapten Arm Safriadil, melalui Babinsa Desa Cikopo Serka Subsidillah mengatakan berdasarkan keterangan sejumlah saksi, api pertama kali diketahui setelah muncul kepulan asap hitam tebal dari Area Recycle.

“Sekitar pukul 17.50 WIB, pihak security mendapat informasi adanya kepulan asap hitam disertai kobaran api dari Area Recycle. Petugas kemudian langsung menuju lokasi dan berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan APAR serta selang air yang tersedia di perusahaan,” ujar Serka Subsidillah

Namun, upaya pemadaman awal tidak mampu mengendalikan kobaran api. Api dengan cepat membesar karena hembusan angin dan banyaknya material yang mudah terbakar, khususnya limbah plastik yang berada di Area Recycle.

Kobaran api selanjutnya merambat hingga berdampak pada bangunan atau gudang LD & CPP yang digunakan sebagai tempat penyimpanan resin plastik.

Petugas pemadam kebakaran bersama unsur terkait kemudian melakukan penanganan secara intensif untuk mengendalikan api dan mencegah kobaran meluas ke bangunan maupun area perusahaan lainnya.

Dalam insiden tersebut, tiga orang mengalami gangguan kesehatan dan harus mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Abdul Rojak Purwakarta.

Ketiganya yakni Wahyu Apriyanto (35), sopir forklift, yang mengalami lemas akibat menghirup asap dalam jumlah cukup banyak.

Kemudian Taufik Umar (35) mengalami lemas akibat paparan asap serta luka pada bagian belakang mata kaki setelah terkena gesekan palet.

Sementara Agus Maulana, karyawan bagian mekanik PT Iluva Gravure Industri, mengalami kelelahan setelah berupaya mengeluarkan sejumlah barang dari dalam gudang.

Besarnya kobaran api membuat penanganan melibatkan kekuatan gabungan dari berbagai unsur. Sebanyak 21 armada dikerahkan ke lokasi untuk mendukung proses pemadaman dan pendinginan.

Armada tersebut terdiri atas satu unit Damkar BIC, dua unit Damkar Purwakarta, satu unit Damkar BPBD Purwakarta, satu unit Water Cannon Polres Purwakarta, satu unit Water Cannon Brimob, satu unit Damkar Kodim 0619/Purwakarta, satu unit Damkar Jatiluhur, satu unit Damkar JISC, dua unit Damkar Pupuk Kujang, dua unit Damkar Kabupaten Karawang, satu unit Damkar Kabupaten Subang, satu unit Damkar PT IBR, lima unit mobil tangki air serta satu unit Light Tower.

Selain unsur pemadam kebakaran, penanganan juga melibatkan satu SST Polres Purwakarta, satu regu Koramil 1907/Bungursari, personel Damkar Purwakarta, security perusahaan dan warga sekitar.

“Personel Koramil 1907/Bungursari bersama unsur terkait turut membantu pengamanan dan penanganan kebakaran di lokasi. Prioritasnya memastikan api tidak meluas dan situasi di sekitar lokasi tetap aman,” kata Serka Subsidillah.

Berdasarkan pemantauan pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, kobaran api sudah tidak terlihat. Namun, kepulan asap masih muncul dari area terdampak.

Petugas gabungan masih melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menyala, sekaligus mengantisipasi meluasnya dampak kebakaran.

Akibat kejadian tersebut, satu bangunan mengalami kerusakan parah. Selain itu, dua mesin produksi dan sejumlah bahan produksi turut terdampak. Hingga kini, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan dan belum dapat ditaksir.

Pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 07.20 WIB, Bupati Purwakarta bersama Camat Bungursari dan Kepala Desa Cikopo tiba di lokasi untuk meninjau langsung kondisi pascakebakaran.

Serka Subsidillah menegaskan, proses penanganan masih dilakukan bersama seluruh unsur terkait hingga kondisi di lokasi benar-benar dinyatakan aman.

“Kami bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api serta mengantisipasi kemungkinan api kembali membesar,” pungkasnya. ***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store