Saat Arus Melambat, 15 Kendaraan Terjebak Tabrakan Beruntun di Cipularang

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, Purwakarta – Kecelakaan beruntun melibatkan 15 kendaraan terjadi di ruas Tol Cipularang Kilometer 91.800 B arah Jakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026). Insiden tersebut menyebabkan seluruh lajur arah Jakarta sempat tertutup.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.45 WIB, saat arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Jakarta mengalami perlambatan akibat adanya pekerjaan perbaikan reklame.
Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Enggar Jati Nugroho mengatakan, kecelakaan bermula ketika sebuah truk traktor UD bernomor polisi B 9773 UEL melaju dari arah Bandung menuju Jakarta.
Truk tersebut diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman sehingga tidak dapat mengantisipasi perlambatan kendaraan di depannya. Tabrakan kemudian terjadi dan menimbulkan benturan beruntun hingga melibatkan sejumlah kendaraan lain.
“Baik, telah terjadi kecelakaan di Tol Cipularang Kilometer 91.900 arah Jakarta. Itu diduga trailer berawal dari Bandung mengarah Jakarta, menabrak kurang lebih total 14 kendaraan termasuk yang menabrak,” kata Enggar saat ditemui di Pool Derek Jatiluhur, Rabu.
Menurut dia, perlambatan arus lalu lintas terjadi karena terdapat pekerjaan perbaikan reklame di sekitar lokasi.
“Kejadian tersebut berawal dari depan ada perbaikan reklame, sehingga ada perlambatan,” ujarnya.
Enggar menyebutkan, berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga kecelakaan dipicu kegagalan fungsi pengereman pada kendaraan truk tersebut. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.
“Dugaan sementara karena gagalnya fungsi pengereman,” katanya.
Dalam kejadian tersebut, pengemudi truk mengalami patah kaki. Korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Abdul Rojak Purwakarta.
“Untuk sopir sendiri mengalami patah kaki dan sudah kami kirim ke Rumah Sakit Abdul Rojak Purwakarta,” ujar Enggar.
Ia memastikan, berdasarkan data sementara, pengemudi truk merupakan satu-satunya korban yang mengalami luka dalam kecelakaan tersebut.
“Untuk korban hanya sopir saja, yaitu patah kaki. Untuk korban lain tidak ada sama sekali,” katanya.
Sementara itu, salah seorang warga yang berada di dalam salah satu kendaraan, Agung, mengaku masih mengalami syok setelah kejadian. Ia mengatakan kondisi lalu lintas saat kecelakaan berlangsung sedang macet.
Agung menuturkan, dirinya berada di mobil kedua dari depan bersama tiga orang lainnya. Mereka sebelumnya melakukan perjalanan dari Garut dan hendak menuju Cikarang.
“Awalnya macet, terus ada kontainer yang oren dari belakang, remnya blong. Posisi saya ada di mobil kedua paling depan,” kata Agung.
Menurut Agung, seluruh penumpang di dalam kendaraannya selamat dan tidak mengalami luka.
“Kalau terluka mah enggak, sih. Cuma shock, doang kaget,” ujarnya.
Berdasarkan data PJR Tol Cipularang, sedikitnya 15 kendaraan terlibat dalam kecelakaan tersebut. Kendaraan yang tercatat antara lain truk traktor UD B 9773 UEL, Suzuki Pick Up D 8341 ZH, Light Truck T 9805 DG, Suzuki APV B 1721 WFA, Toyota Hiace Mikrobis E 7915 VB, dan Toyota Hiace Mikrobis D 7551 FG.
Selain itu, Honda Brio B 1687 SMI, Mitsubishi Colt Diesel Box AB 8841 BT, Chevrolet B 2701 KYK, Suzuki Pick Up D 8977 ZD, Toyota Innova T 1486 AS, Mitsubishi Pick Up D 8815 ZT, Toyota Calya T 1430 CO, Toyota Rush B 1591 FRK, serta Chery B 1015 PCR.
Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) bersama kepolisian kemudian melakukan penanganan dan evakuasi kendaraan yang terlibat. Arus lalu lintas di lokasi juga ditangani agar dapat kembali normal.
Hingga berita ini ditulis, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
“Untuk sementara ini masih dalam pendalaman penyelidikan, perkembangan akan kami sampaikan lebih lanjut,” ujar Enggar. ***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
