Jembatan Cisaray Rampung, Jalan Usaha Tani Segera Menyusul

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, Purwakarta – Pembangunan Jembatan Cisaray di Kampung Sukamaju, Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, akhirnya rampung. Kehadiran jembatan tersebut membuka akses baru bagi masyarakat menuju kawasan persawahan sekaligus diharapkan mampu memperlancar aktivitas perekonomian warga.
Jembatan Cisaray menjadi akses strategis bagi para petani karena menghubungkan kawasan permukiman dengan area persawahan. Infrastruktur tersebut diharapkan memudahkan warga dalam membawa sarana produksi pertanian maupun mengangkut hasil panen dari lahan menuju permukiman.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, mengatakan keberadaan jembatan tersebut memiliki manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas sektor pertanian.
“Jembatan ini saya kira sangat baik sekali untuk akses, terutama untuk sarana produksi pertanian, karena aksesnya langsung ke sawah,” ujar Midan seusai peresmian Jembatan Cisaray, Kamis (13/8/2026).
Menurut Midan, pembangunan jembatan tidak akan berhenti pada penyediaan akses penyeberangan. Pemerintah daerah bersama pihak terkait berencana melanjutkan pembangunan infrastruktur pendukung berupa jalan usaha tani.
“Ke depan mungkin nanti dari pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian akan kita bangun juga lanjutannya, yaitu jalan usaha tani, sehingga akses untuk pengangkutan sarana dan hasil pertanian akan lebih lancar,” katanya.
Ia menilai keberadaan jalan usaha tani nantinya akan semakin memperkuat fungsi Jembatan Cisaray sebagai akses pendukung produktivitas masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, mobilitas petani diharapkan menjadi lebih efisien, terutama saat membawa hasil pertanian dari sawah menuju kawasan permukiman.
Midan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Tentunya sebagai pemerintah daerah, saya ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya,” ujarnya.
Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar mengatakan, Jembatan Cisaray merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara bertahap untuk membuka serta memperkuat akses masyarakat di berbagai wilayah.
“Siang ini kita sudah melaksanakan launching. Ini hanya satu dari sampel yang sudah dibangun sebanyak 2.500 di seluruh Indonesia,” kata Fredy.
Menurutnya, keberadaan jembatan memiliki fungsi yang lebih luas. Selain mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian warga, infrastruktur tersebut juga dapat menjadi jalur alternatif yang membantu mobilitas masyarakat ketika terjadi kondisi tertentu, termasuk banjir.
“Tujuannya seperti yang tadi disampaikan Pak Sekda, bahwa bisa memperlancar jalur masyarakat, baik itu untuk mengangkut hasil bumi maupun pada saat banjir, khususnya bisa memberikan akses jalan,” ujarnya.
Fredy menjelaskan, pada tahap kelima program tersebut terdapat empat jembatan yang sedang dikerjakan di wilayah Kabupaten Purwakarta. Secara keseluruhan, pembangunan jembatan di Purwakarta diproyeksikan mencapai lebih dari 17 unit dan sebagian masih dalam proses pengerjaan.
Ia berharap masyarakat tidak hanya memanfaatkan keberadaan jembatan, tetapi juga ikut menjaga dan merawatnya. Menurutnya, keberlangsungan manfaat pembangunan sangat bergantung pada kepedulian masyarakat sebagai pengguna langsung infrastruktur tersebut.
“Karena kembali lagi, yang menikmati adalah masyarakat. Mari kita jaga bersama-sama, mari kita manfaatkan sebaik mungkin. Harapannya, bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat,” katanya.
Selain pembangunan Jembatan Cisaray, berbagai kegiatan pembangunan juga telah dilaksanakan di Desa Sukajadi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Sejumlah pembangunan tersebut meliputi peningkatan akses jalan, perbaikan rumah tidak layak huni, hingga rehabilitasi mushala. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membantu mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di wilayah pedesaan.
Namun, Fredy menyebut masih terdapat persoalan lain yang membutuhkan perhatian, salah satunya terkait ketersediaan air bersih, terutama ketika musim kemarau berlangsung.
“Nanti ke depan terus akan kita berusaha mengatasi kesulitan rakyat yang menjadi problema sampai kemarau. Belum terpecahkan, itu harapan kita bersama,” ujar Fredy.
Rampungnya Jembatan Cisaray diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat konektivitas masyarakat Desa Sukajadi. Dengan dukungan pembangunan jalan usaha tani dan infrastruktur lainnya, akses menuju lahan pertanian diharapkan semakin mudah sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi serta kesejahteraan warga. ***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Dinamikapost.com
Radar Baru
Seedbacklink
