Kemarau Belum Puncak, Ribuan Warga Purwakarta Sudah Krisis Air Bersih

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, Purwakarta – Dampak musim kemarau yang melanda Kabupaten Purwakarta mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah. Menurunnya debit sumber mata air menyebabkan sedikitnya delapan desa di tujuh kecamatan mengalami krisis air bersih.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus menyalurkan bantuan air bersih ke daerah-daerah terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purwakarta, Heryadi Erlan, yang akrab disapa Abah, mengungkapkan bahwa pendistribusian air bersih telah dilakukan sejak 7 Juli 2026. Hingga 27 Juli 2026, BPBD telah menyalurkan 96.000 liter atau 96 meter kubik air bersih kepada 4.518 kepala keluarga (KK) yang mencakup 15.310 jiwa.
“Musim kemarau tahun ini menyebabkan beberapa wilayah di Kabupaten Purwakarta mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Kami terus berupaya memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi melalui pendistribusian air bersih secara bertahap berdasarkan laporan dan hasil asesmen di lapangan,” ujar Heryadi Erlan. Selasa (28/7/2026).
Ia menjelaskan, bantuan air bersih telah didistribusikan ke Desa Salammulya, Kecamatan Pondoksalam Desa Pamoyanan, Kecamatan Plered Desa Batutumpang, Kecamatan Tegalwaru Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao Desa Pangkalan, Kecamatan Bojong Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari serta Desa Warungkadu dan Desa Cihuni di Kecamatan Pasawahan.
Menurut Heryadi, BPBD akan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di seluruh wilayah Kabupaten Purwakarta. Apabila terdapat desa lain yang mengalami krisis air bersih, pihaknya siap memberikan bantuan secepat mungkin.
“Kami mengimbau masyarakat maupun pemerintah desa agar segera melaporkan apabila terdapat wilayah yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kami akan melakukan asesmen dan menindaklanjuti dengan pendistribusian bantuan sesuai kebutuhan,” katanya.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih dapat mengajukan permohonan dengan mendatangi langsung Kantor BPBD Kabupaten Purwakarta di Jalan Purnawarman Selatan, Kelurahan Sindangkasih, Kabupaten Purwakarta.
Selain itu, laporan juga dapat disampaikan melalui Nomor Pengaduan Darurat BPBD Kabupaten Purwakarta di 08119937117 yang beroperasi selama 24 jam. Warga juga dapat memanfaatkan layanan pengaduan Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Call Center Darurat 112, WhatsApp Center 0878-6014-2543, maupun datang langsung ke Bale Katresna di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.
BPBD Kabupaten Purwakarta mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara hemat selama musim kemarau serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana kekeringan yang diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Pemerintah daerah memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan.***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
