Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

27.915 Benih Ikan Ditebar Serentak, Ini Langkah PJT II Menjaga Ekosistem Perairan

IMG_20261026_173330
Direksi dan karyawan Perum Jasa Tirta II (PJT II) melakukan penebaran benih ikan di kawasan perairan Waduk Jatiluhur sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem dan keberlanjutan sumber daya air.

Jurnalis:

Kabar Baru, Purwakarta – Perum Jasa Tirta II (PJT II) menebar sebanyak 27.915 benih ikan di sejumlah wilayah kerja perusahaan sebagai upaya mendukung pelestarian keanekaragaman hayati dan menjaga keberlanjutan ekosistem perairan. Kegiatan yang melibatkan 1.027 karyawan tersebut dilaksanakan secara serentak pada Jumat (23/10/2026).

Mengusung tema Employee Engagement for Sustainable Aquatic Ecosystem, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat kepedulian terhadap lingkungan melalui keterlibatan aktif seluruh insan PJT II.

Penebaran benih ikan yang terdiri atas jenis balida dan ikan mas itu dilaksanakan di tujuh lokasi, yakni kawasan Waduk Jatiluhur, Rawakalong di Bekasi, Situ Wanayasa di Purwakarta, Tujuh Muara Sumur di Subang, Bendungan Cipanas di Sumedang, Unit Wilayah VI di Serang, serta Bendung Argoguruh di Lampung.

Direktur Utama PJT II, Imam Santoso, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mengelola sumber daya air dengan tetap memperhatikan keberlangsungan fungsi ekologisnya.

Menurut Imam, sumber daya air tidak hanya berperan penting bagi kehidupan masyarakat, tetapi juga menjadi habitat berbagai organisme yang keberadaannya perlu dijaga.

“Air sebagai sumber kehidupan masyarakat juga merupakan ruang kehidupan bagi berbagai ekosistem yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan penebaran benih ikan secara serentak ini, kami berharap dapat berkontribusi terhadap kelestarian ekosistem perairan sekaligus menginspirasi masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan,” ujar Imam.

Ia menegaskan, pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan harus mampu menyeimbangkan kepentingan lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sumber daya air tidak hanya diukur dari kemampuan menjaga ketersediaan dan distribusi air, tetapi juga dari upaya mempertahankan kualitas lingkungan serta memastikan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

Dalam jangka panjang, penebaran benih ikan diharapkan dapat mendukung keanekaragaman hayati, menjaga fungsi ekologis waduk dan sungai, serta menunjang keberlanjutan sumber daya perikanan darat yang dimanfaatkan masyarakat secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Direktur Operasi dan Pemeliharaan PJT II, Anton Mardiyono, menekankan bahwa pelestarian ekosistem perairan merupakan bagian penting dari pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

Ia menyebutkan, upaya menjaga kelestarian perairan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah pengelolaan sumber daya air.

“Keberhasilan menjaga kelestarian perairan membutuhkan peran bersama. Karena itu, kami ingin mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan sungai dan waduk, tidak membuang sampah maupun limbah ke badan air, serta memanfaatkan sumber daya perikanan secara bijaksana,” kata Anton.

Ia berharap kolaborasi antara perusahaan, karyawan, masyarakat, dan pemangku kepentingan dapat terus diperkuat agar pengelolaan sumber daya air memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan tersebut, PJT II menegaskan komitmennya untuk menjalankan pengelolaan sumber daya air yang tidak hanya berorientasi pada keandalan operasional, tetapi juga memperhatikan kelestarian lingkungan, keberlanjutan kehidupan sosial, dan kesejahteraan masyarakat. ***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store