Sekda Bone Bolango Iwan Mustapa Soroti 1.900 Anak Putus Sekolah

Jurnalis: TIM Gorontalo
Kabar Baru, Gorontalo– Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus memberikan perhatian terhadap persoalan anak putus sekolah yang masih menjadi tantangan di daerah tersebut. Hingga saat ini, tercatat sekitar 1.900 anak di Kabupaten Bone Bolango tidak lagi melanjutkan pendidikan.
Data tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango, Iwan Mustapa, saat menghadiri kegiatan penamatan siswa kelas IX SMP Negeri 1 Tapa, Rabu (10/6/2026).
Dalam sambutannya, Iwan Mustapa mengingatkan para siswa bahwa kelulusan dari jenjang sekolah menengah pertama bukanlah akhir dari proses pendidikan. Menurutnya, ijazah SMP yang diterima para siswa harus menjadi langkah awal untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
Ia mengatakan, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk masa depan generasi muda. Karena itu, para siswa diharapkan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP.
Di hadapan para siswa, guru, dan orang tua yang hadir, Iwan juga menyoroti angka anak putus sekolah yang masih cukup tinggi di Bone Bolango. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama karena dapat berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
Untuk menekan angka putus sekolah, ia menilai diperlukan kerja sama yang kuat antara pemerintah, sekolah, dan keluarga. Peran orang tua dinilai sangat penting dalam memberikan dorongan dan motivasi kepada anak agar tetap melanjutkan pendidikan.
Iwan berharap tidak ada lagi anak-anak di Bone Bolango yang kehilangan kesempatan untuk mengenyam pendidikan hanya karena kurangnya dukungan atau perhatian dari lingkungan sekitar. Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak dan meraih masa depan yang lebih baik.
Selain menyoroti persoalan anak putus sekolah, Sekda Bone Bolango juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang selama ini telah mendidik dan membimbing siswa hingga menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP. Ia menilai keberhasilan siswa menyelesaikan pendidikan tidak terlepas dari dedikasi para tenaga pendidik serta dukungan orang tua.
Pada kesempatan itu, Iwan Mustapa turut memberikan motivasi kepada para siswa agar terus belajar dan berani memiliki cita-cita yang tinggi. Ia mengajak para lulusan SMP Negeri 1 Tapa untuk mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan berikutnya dan terus berusaha meraih impian mereka.
“Masa depan ada di tangan adik-adik semua. Karena itu jangan pernah berhenti belajar dan jangan pernah berhenti bercita-cita,” ujar Iwan Mustapa.***
Penulis: Yuni Hasan
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
