Rakhmatiyah Deu: PENAS XVII Momentum Emas Pertanian Gorontalo Berdaya Berkelanjutan

Jurnalis: TIM Gorontalo
Kabar Baru, Gorontalo– Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bone Bolango, Rakhmatiyah Deu, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Gorontalo. Ia menilai agenda nasional tersebut sebagai momentum strategis bagi penguatan ekonomi daerah dan sektor pertanian berkelanjutan.
PENAS XVII merupakan bagian dari Pekan Nasional Petani dan Nelayan XVII yang mempertemukan ribuan petani, nelayan, penyuluh, serta pemangku kepentingan sektor pangan dari seluruh Indonesia.
Menurut Rakhmatiyah, kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi membawa dampak ekonomi yang luas, mulai dari penguatan sektor pertanian, pengembangan UMKM, hingga peningkatan kunjungan wisata dan promosi potensi daerah.
“PENAS XVII adalah kebanggaan bagi masyarakat Gorontalo. Ini kesempatan untuk menunjukkan potensi besar daerah di sektor pertanian, perikanan, dan ekonomi kerakyatan,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Ia menambahkan, forum ini juga menjadi ruang penting untuk memperluas jejaring kerja sama antardaerah serta pertukaran pengetahuan dan inovasi di sektor pangan. Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan ketidakstabilan ekonomi, kolaborasi dinilai menjadi kunci utama.
Rakhmatiyah menegaskan bahwa petani dan nelayan membutuhkan ruang pembelajaran yang lebih luas untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas mereka.
“PENAS menjadi wadah yang tepat untuk berbagi praktik terbaik dan pengalaman dari berbagai daerah,” katanya.
Ia juga optimistis dampak PENAS XVII akan berlanjut setelah kegiatan berakhir, terutama dalam membangun citra positif Gorontalo di mata nasional. Ribuan peserta yang hadir diharapkan menjadi “duta daerah” yang membawa cerita baik tentang Gorontalo ke wilayah masing-masing.
“Kita ingin para tamu pulang membawa kesan positif dan memperkenalkan Gorontalo lebih luas,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk menyukseskan pelaksanaan PENAS XVII dengan menunjukkan keramahan dan semangat gotong royong yang menjadi karakter khas daerah.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari kelancaran acara, tetapi juga dari kesan yang ditinggalkan bagi para tamu.
Rakhmatiyah juga menekankan pentingnya perhatian berkelanjutan terhadap sektor pertanian dan perikanan sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional. Ia menyebut kedua sektor tersebut sebagai fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat.
Melalui dukungan berbagai pihak, termasuk legislatif dan pemerintah daerah, PENAS XVII di Gorontalo diharapkan tidak hanya sukses sebagai agenda nasional, tetapi juga meninggalkan warisan berupa penguatan ekonomi kerakyatan serta peningkatan citra daerah di tingkat nasional.
Sementara itu, media peliput Ulanda.id turut menyoroti pernyataan dukungan tersebut sebagai bagian dari perhatian publik terhadap pelaksanaan event nasional di Gorontalo.***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
