Rabies Tak Hanya Mengintai Anjing, Pemilik Kucing di Purwakarta Dapat Peringatan Khusus

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, Purwakarta – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Purwakarta menggelar pelayanan vaksinasi rabies gratis bagi hewan penular rabies (HPR), seperti anjing, kucing, kera, dan musang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga kesehatan hewan sekaligus mencegah penyebaran penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan kepada manusia.
Pelayanan vaksinasi yang mengusung semangat “Ajeg Budaya Purwakarta Istimewa” tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para pemilik hewan peliharaan yang ingin memberikan perlindungan kesehatan bagi hewan kesayangannya.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Diskanak Kabupaten Purwakarta, Wini Karmila, mengatakan bahwa vaksinasi rabies menjadi langkah penting dalam mempertahankan status Purwakarta sebagai daerah yang aman dari kasus rabies.
Menurutnya, program vaksinasi tahun ini menargetkan sebanyak 2.500 ekor hewan penular rabies. Sebelum kegiatan vaksinasi massal dilaksanakan, pihaknya telah memberikan layanan vaksinasi melalui berbagai kegiatan gempungan (pelayanan publik) dan berhasil menjangkau 512 ekor hewan, yang terdiri dari anjing dan kucing.
“Melalui momentum ini, kami ingin memberikan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat. Selain sebagai bentuk pelayanan publik, kegiatan ini juga bertujuan mencegah penyebaran penyakit zoonosis, khususnya rabies yang sangat berbahaya karena dapat menular kepada manusia dan berakibat fatal,” ujar Wini di halaman kantor Diskanak Purwakarta. Senin (22/6/2026).
Ia menjelaskan, pelayanan vaksinasi rabies gratis dilaksanakan selama delapan hari, yakni pada 22 hingga 25 Juni 2026 dan dilanjutkan pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026. Kegiatan berlangsung setiap hari pukul 08.30 hingga 12.00 WIB di halaman Kantor Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta.
Untuk pelaksanaan kali ini, Diskanak menargetkan sedikitnya 1.000 ekor hewan dapat tervaksin. Apabila target tersebut belum tercapai, layanan vaksinasi akan terus dilanjutkan hingga peringatan Hari Rabies Sedunia yang diperingati setiap 28 September.
Wini menegaskan bahwa rabies masih menjadi salah satu penyakit yang harus diwaspadai karena termasuk penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia. Meski selama ini masyarakat lebih mengenal rabies sebagai penyakit yang identik dengan anjing, namun kucing, musang, dan kera juga berpotensi menjadi media penularan.
“Secara umum kasus rabies memang lebih banyak ditemukan pada anjing. Namun dengan semakin meningkatnya populasi kucing peliharaan, kewaspadaan terhadap potensi penularan melalui kucing juga harus ditingkatkan. Jangan sampai terjadi kasus rabies di Purwakarta,” katanya.
Ia menambahkan, hingga saat ini Kabupaten Purwakarta masih dalam kondisi aman dari kasus rabies. Namun demikian, langkah antisipasi harus terus dilakukan melalui vaksinasi rutin dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam pengendalian rabies, vaksin diberikan secara gratis setiap tahun. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melewatkan kesempatan tersebut.
“Pemerintah memberikan subsidi vaksin rabies secara penuh. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini tanpa dipungut biaya. Kami berharap semakin banyak pemilik hewan peliharaan yang sadar pentingnya vaksinasi sebagai langkah pencegahan,” ucap Wini.
Selain rabies, ia juga mengingatkan adanya berbagai penyakit lain yang kerap menyerang hewan peliharaan, seperti calicivirus, rhinotracheitis, chlamydia, scabies, gangguan pencernaan, hingga penyakit kulit. Untuk pencegahan dan penanganan penyakit tersebut, masyarakat dapat berkonsultasi dengan dokter hewan praktik mandiri maupun Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).
Sementara itu, salah seorang pemilik kucing, Sumarwan, warga Griya Mukti, Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, mengaku sangat terbantu dengan adanya program vaksinasi rabies gratis yang diselenggarakan oleh Diskanak Purwakarta.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan hewan, tetapi juga menambah pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi dan perawatan hewan peliharaan.
“Alhamdulillah sangat membantu. Saya baru pertama kali memelihara kucing dan baru mengetahui bahwa vaksinasi harus dilakukan secara rutin. Selain gratis, kami juga mendapat edukasi tentang kesehatan hewan,” ungkap Sumarwan.
Ia mengaku mengetahui informasi mengenai vaksinasi gratis tersebut dari rekannya, kemudian melakukan pendaftaran secara daring untuk mengikuti kegiatan.
“Saya memiliki tiga ekor kucing, tetapi yang dibawa hari ini hanya satu ekor karena dua lainnya sedang hamil. Pelayanannya sangat baik dan tidak dipungut biaya sama sekali,” katanya.
Melalui kegiatan vaksinasi rabies gratis ini, Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan hewan peliharaan semakin meningkat. Dengan cakupan vaksinasi yang luas, risiko penyebaran rabies dan penyakit zoonosis lainnya dapat diminimalkan sehingga kesehatan masyarakat dan hewan dapat terjaga secara berkelanjutan. ***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
