KAMI Ingatkan Koperasi Merah Putih Jangan Sampai Jadi Ladang Korupsi

Jurnalis: Imam Buchori
Kabar Baru, Jakarta – Koalisi Aktivis Muda Indonesia (KAMI) meminta pemerintah memastikan Program Koperasi Merah Putih berjalan dengan tata kelola yang transparan dan bebas dari praktik korupsi.
Organisasi tersebut menilai besarnya anggaran yang dikelola hingga tingkat desa memerlukan pengawasan yang ketat sejak awal pelaksanaan.
Koordinator Nasional KAMI, Novan Ermawan, mengatakan pihaknya mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembentukan Koperasi Merah Putih.
Namun, menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari banyaknya koperasi yang terbentuk, melainkan juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat dan integritas pengelolaannya.
“Koperasi Merah Putih jangan sampai menjadi ruang bagi praktik korupsi, kolusi, nepotisme, mark-up anggaran, maupun kepentingan politik tertentu,” ujar Novan.
Ia menegaskan pemerintah perlu membuka informasi penggunaan anggaran kepada publik agar pelaksanaan program dapat diawasi secara luas.
Selain itu, aparat pengawas internal maupun eksternal diminta aktif melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan pelaksanaan program.
KAMI juga mendorong aparat penegak hukum untuk bertindak tegas apabila ditemukan penyimpangan anggaran. Menurut Novan, partisipasi masyarakat dalam mengawasi program juga menjadi faktor penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan dana.
“Kami akan terus mengawal pelaksanaan Koperasi Merah Putih agar benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat, bukan menjadi beban baru akibat praktik korupsi,” katanya.
Selain itu, KAMI menilai pengurus koperasi harus dipilih secara profesional dan tidak terlibat dalam kepentingan politik praktis. Dengan demikian, program yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
