Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Fahri Hamzah Respon Positif Hukuman Mati bagi Para Koruptor

Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah. (Foto: ig/fahrihamzah)..

Jurnalis:

KABARBARU, JAKARTA – Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah merespon positif keinginan Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk menerapkan hukuman mati bagi para maling uang rakyat, apalagi mendapat dukungan penuh dari Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri.

Fajri Hamzah saat dihubungi, Jumat (29/10/2021) menilai, ST Burhanuddin dan Firli Bahuri merupakan dua pendekar anti korupsi.

“Dua pendekar antikorupsi dari dua lembaga berbeda itu sedang menggabungkan kekuatan untuk memberantas para ‘maling’ uang rakyat,” tulis Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 ini.

Baca Juga  Menpora RI Dito Ariotedjo Siap Buka PAKEMNAS XI Peradah di Lampung

Hal itu, menurut Fahri, dikarenakan para maling uang rakyat seakan tidak pernah ada habisnya, karena sampai saat ini praktik-pratik korupsi terus bermunculan.

“Kita berharap sinergi Jaksa dan KPK bisa menyelesaikan perkara korupsi di Tanah Air,” kata politisi dari Nusa Tenggara Barat (NTB) ini.

Seperti diketahui, Firli Bahuri mendukung penuh keinginan ST Burhanuddin tersebut dikarenakan berbagai alasan. Menurutnya, selama ini KPK sudah melakukan segala cara untuk mencegah perilaku koruptif, seperti memberikan pendidikan kepada masyarakat

Baca Juga  Ganjar Pranowo: Saya Tidak Punya Sejarah Politik Identitas dan Korupsi 

KPK memberikan pendidikan bagi masyarakat tentang kesadaran dan dampak buruk korupsi, membangun karakter integritas, hingga mengkampanyekan budaya antikorupsi. Akan tetapi, menurut dia, hal itu tidak cukup untuk mencegah perilaku koruptif, karena pada kenyataannya para maling uang rakyat tetap bermunculan.

“Kita juga melakukan pencegahan untuk memperbaiki sistem supaya tidak ada peluang dan kesempatan untuk korupsi. Tetapi perilaku koruptif itu pun belum bisa berhenti” terang Firli Bahuri.

Baca Juga  Kenapa Pasukan Komcad Belum Dikirim ke Wilayah Rawan Keamanan Nasional

Oleh karena itu, Firli Bahuri menegaskan bahwa KPK sangat mendukung penuh rencana penerapan hukuman mati bagi para maling uang rakyat itu.

“Perlu didukung karena ancaman hukuman mati hanya diatur dalam Pasal 2 ayat 2 UU Tipikor,” terangnya.

Di sisi lain Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Simanjuntak mengatakan bahwa ST Burhanuddin saat ini sedang mengkaji penerapan hukuman mati bagi para maling uang rakyat. ***

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store