Babinsa Didorong Perkuat Edukasi IKD dan Data Perlindungan Sosial di Masyarakat

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, Purwakarta – Aparat kewilayahan memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat memahami transformasi pelayanan publik berbasis digital. Hal itu menjadi salah satu fokus dalam sosialisasi pendaftaran perlindungan sosial dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang digelar di Aula Makodim 0619/Purwakarta, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang diikuti 167 peserta tersebut menyasar para Babinsa jajaran Kodim 0619/Purwakarta. Sosialisasi menghadirkan pemateri dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan pelayanan registrasi IKD sebagai bagian dari upaya mendorong pemanfaatan identitas kependudukan berbasis digital di masyarakat.
Danramil 1902/Plered Kodim 0619/Purwakarta, Kapten Arm Wahyu Widodo, mengatakan sosialisasi tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman Babinsa sebelum menyampaikan informasi kepada masyarakat di wilayah binaannya.
“Mari kita manfaatkan kegiatan sosialisasi ini dengan sebaik-baiknya. Pahami apa yang disampaikan oleh Dinas Kependudukan dan Dinas Sosial, khususnya terkait data digital,” ujar Wahyu.
Menurutnya, Babinsa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat kewilayahan diharapkan dapat berperan dalam memberikan edukasi mengenai manfaat dan pentingnya IKD.
“Saya berharap nantinya para Babinsa dapat membantu menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat di wilayah binaan masing-masing mengenai pentingnya IKD, sehingga percepatan digitalisasi kependudukan di wilayah kita dapat tercapai secara maksimal,” katanya.
Wahyu juga menyampaikan apresiasi kepada Disdukcapil dan Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta yang telah memberikan pemahaman serta pendampingan kepada para Babinsa.
“Kepada tim sosialisasi dari Disdukcapil dan Dinsos, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kesediaannya memberikan pemahaman dan pendampingan penggunaan IKD,” ucapnya.
Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta, Eka Prihatin Ningsih, mengatakan perkembangan digitalisasi menuntut pelayanan publik yang semakin cepat, efisien, dan transparan.
Menurutnya, IKD merupakan bagian dari transformasi administrasi kependudukan yang memungkinkan identitas penduduk tersedia dalam bentuk digital melalui perangkat telepon seluler.
“Di era digitalisasi saat ini, pelayanan publik dituntut untuk bergerak lebih cepat, efisien, dan transparan. IKD merupakan salah satu bentuk transformasi dokumen kependudukan dari fisik menjadi digital yang tersimpan langsung di ponsel,” jelas Eka.
Ia menilai pemahaman terhadap IKD memiliki kaitan erat dengan pelayanan sosial. Pasalnya, Dinas Sosial berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial dan layanan kesejahteraan sosial.
“Integrasi data kependudukan yang akurat dan valid adalah fondasi utama agar bantuan sosial tepat sasaran, cepat disalurkan, dan tidak mengalami hambatan administratif,” ungkapnya.
Karena itu, Eka berharap para Babinsa tidak berhenti pada pemahaman teknis mengenai IKD, tetapi turut meneruskan informasi tersebut kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap para Babinsa memahami cara aktivasi dan manfaat IKD, sehingga dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya aktivasi Identitas Kependudukan Digital,” katanya.
Eka menegaskan Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta akan terus mendukung percepatan penerapan IKD sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik.
“Kami dari Dinas Sosial berkomitmen untuk terus mendukung penuh percepatan penerapan IKD demi terwujudnya tata kelola pelayanan publik yang lebih responsif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Sosialisasi tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kewilayahan dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai administrasi kependudukan berbasis digital.
Dengan keterlibatan Babinsa sebagai bagian dari unsur kewilayahan, informasi mengenai aktivasi dan manfaat IKD diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, termasuk mereka yang masih membutuhkan pendampingan dalam menggunakan layanan digital.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pasi Ops Kodim 0619/Purwakarta Kapten Arm Witopo, Danramil 0619/Sukatani Kapten Arm I Komang, Danramil 1905/Jatiluhur Kapten Inf Erik Faisal, Danramil 1907/Bungursari Kapten Arm Sapriadil, Penyuluh Sosial Ahli Pertama Isni Khoirunnisa, Kabid PIAK Disdukcapil Irfan Suryana, Japung Analis Kebijakan Disdukcapil Mirra Meriasa, Operator Disdukcapil Dwi Warih, serta perwakilan Babinsa dari masing-masing Koramil jajaran Kodim 0619/Purwakarta.
Melalui sosialisasi dan pelayanan registrasi IKD tersebut, Babinsa diharapkan dapat menjadi salah satu penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pemanfaatan layanan administrasi kependudukan digital.
Pada akhirnya, peningkatan pemahaman dan pemanfaatan IKD diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan maupun berbagai pelayanan publik yang membutuhkan data kependudukan.***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
