Juri Ardiantoro Minta Kader NU Tak Sibuk Kejar Kekuasaan

Jurnalis: Arif Muhammad
Kabar Baru, Kepulauan Seribu – Wakil Ketua Umum Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Juri Ardiantoro mengingatkan kader NU agar tidak terlalu sibuk mengejar kekuasaan. Ia meminta para kader lebih mengutamakan pengkaderan sebagai investasi jangka panjang organisasi.
Pesan itu disampaikan Juri, yang juga menjabat Wakil Menteri Sekretaris Negara, saat memberikan arahan dalam pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu masa khidmah 2025–2030, Sabtu (7/11/2026). Acara tersebut dirangkai dengan peresmian gedung sekretariat PCNU Kepulauan Seribu.
Menurut Juri, pengkaderan menjadi kunci agar NU memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas, dan mampu meneruskan perjuangan para pendiri. Karena itu, ia menilai NU perlu terus membenahi orientasi organisasinya agar lebih berfokus pada penguatan kader dan kualitas pengabdian.
Juri juga menyoroti kecenderungan obsesi terhadap popularitas. Ia mengajak kader NU menggeser orientasi dari sekadar mencari ketenaran menuju membangun keteladanan.
“NU membutuhkan kader yang tidak hanya dikenal, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi umat dan masyarakat,” ujarnya.
Qanun Asasi sebagai Pedoman
Dalam arahannya, Juri menegaskan bahwa visi dan misi Ketua Umum PBNU harus dijalankan dengan berpegang teguh pada Qanun Asasi, dokumen dasar yang menjadi fondasi Nahdlatul Ulama. Ia menilai Qanun Asasi tidak boleh dipahami hanya sebagai dokumen historis atau landasan formal organisasi.
“Qanun Asasi harus menjadi landasan utama dalam menjalankan organisasi. NU harus menjadi rumah besar bagi umat Islam, tempat seluruh elemen umat dapat bersatu, berkhidmat, dan memperkuat kebersamaan,” kata Juri.
Ia menambahkan, semangat Qanun Asasi bukan hanya berfungsi mempersatukan umat, tetapi juga menjadi jangkar bagi NU dalam menghadapi tantangan zaman. Dengan berpegang pada nilai dasar itu, NU diharapkan tetap kokoh dan adaptif dalam menjaga peran strategisnya di tengah masyarakat.
Selain soal kader, Juri menyebut transformasi NU juga perlu diarahkan pada penguatan potensi ekonomi organisasi dan kader. Ia pun mendorong berbagai langkah afirmatif untuk memperkuat peran NU dalam kehidupan sosial, keagamaan, dan kebangsaan.
Sekretariat Jadi Pusat Khidmah
Juri menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus PCNU Kepulauan Seribu yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah organisasi dan memberi kontribusi nyata bagi umat serta masyarakat.
Pelantikan pengurus dan peresmian gedung sekretariat itu menjadi momentum penguatan kelembagaan NU di wilayah kepulauan. Gedung sekretariat diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat administrasi, tetapi juga ruang konsolidasi, pengkaderan, pengembangan ekonomi, dan pelayanan kepada umat.
Dengan kepengurusan baru dan sekretariat yang kini diresmikan, PCNU Kepulauan Seribu diharapkan makin memperkuat kehadiran NU di tengah masyarakat, dengan semangat khidmah yang berlandaskan Qanun Asasi dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
WahGenz
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
