Duka di Balik Semarak 1 Muharam, BAZNAS Purwakarta Bantu Korban Pawai Obor

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, Purwakarta – Di balik semarak peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang berlangsung di berbagai wilayah Kabupaten Purwakarta, terdapat kisah duka yang dialami sejumlah warga akibat insiden saat pelaksanaan pawai obor.
Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap warga yang tertimpa musibah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purwakarta menyalurkan bantuan kepada para korban, Jumat (19/6/2026).
Salah satu penerima bantuan adalah Wawan, Ketua RT 40 RW 07 Gang Kamboja, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta, yang mengalami musibah saat mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam. Bantuan diserahkan langsung di kediamannya sebagai bentuk dukungan moril dan materiil selama masa pemulihan.
Ketua RW 07 Gang Kamboja, Dandi Prima Kusuma, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Purwakarta yang telah menunjukkan kepedulian nyata kepada salah seorang pengurus lingkungan yang sedang menghadapi cobaan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Purwakarta atas bantuan yang diberikan kepada Pak Wawan. Bantuan ini sangat berarti bagi beliau dan keluarganya, terutama untuk membantu kebutuhan sehari-hari selama proses pemulihan,” ujar Dandi.
Menurutnya, perhatian yang diberikan BAZNAS tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi korban dan keluarga agar tetap optimistis dalam menjalani masa pemulihan.
“Semoga Pak Wawan segera diberikan kesembuhan, kembali sehat, dan dapat beraktivitas seperti sediakala dalam melayani masyarakat di lingkungan RT 40,” katanya.
Dandi juga mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kelurahan Nagri Tengah yang sejak awal kejadian terus memberikan pendampingan dan pelayanan kepada korban.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Lurah Nagri Tengah beserta jajaran, khususnya Kasi Kesejahteraan Sosial dan Kasi Ketenteraman dan Ketertiban, yang sejak awal telah memberikan perhatian, pendampingan, serta pelayanan secara maksimal kepada Pak Wawan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Purwakarta, Rika Ristiawati, melalui Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Andri Hendrawan Sudjana, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjalankan fungsi sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“BAZNAS hadir untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan maupun musibah. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban dan keluarganya serta memberikan semangat dalam menjalani proses pemulihan,” ujar Andri.
Selain memberikan bantuan kepada Wawan, BAZNAS Kabupaten Purwakarta juga menyalurkan bantuan kepada Cecep Mulyana (50), warga Kampung Cilame RT 016 RW 005, Desa Cibening, Kecamatan Bungursari, yang menjadi korban luka bakar akibat percikan api saat pelaksanaan pawai obor peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah pada 15 Juni 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut terjadi ketika percikan api dari obor menyambar ke arah penonton. Akibat kejadian itu, Cecep mengalami luka bakar cukup serius hingga harus menjalani tindakan operasi di RSUD Bayu Asih Purwakarta.
Andri mengatakan, bantuan yang diberikan kepada kedua korban merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap warga yang terdampak musibah sekaligus wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kepentingan kemanusiaan.
“Semoga bantuan ini dapat membantu kebutuhan para korban selama masa pemulihan dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk segera bangkit serta kembali beraktivitas seperti biasa,” katanya.
Ia menambahkan, BAZNAS Kabupaten Purwakarta akan terus memperkuat program-program sosial, kemanusiaan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat agar manfaat zakat dapat dirasakan secara luas oleh warga yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat dan menjadi bukti nyata sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, pemerintah kelurahan, serta masyarakat dalam menumbuhkan semangat gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial.
Diharapkan, dukungan yang diberikan dapat membantu mempercepat proses pemulihan para korban sehingga mereka dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dan berkontribusi bagi lingkungan serta masyarakat sekitarnya.***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
