Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Sekda Bangkalan Dorong Desa Mandiri dan Produktif

fc830deb-1618-4341-917f-6a1e9f7e70f3
kegiatan pembinaan kapasitas aparatur pemerintah desa.

Jurnalis:

Kabar Baru, Bangkalan — Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus mendorong pemerintah desa agar lebih mandiri dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal dan tidak hanya bergantung pada dana pusat. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui kegiatan pembinaan kapasitas aparatur pemerintah desa yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan di Pendopo Pratanu, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan itu menghadirkan Kepala Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, Suliono atau yang akrab disapa Ki Klungsu, sebagai narasumber utama. Ia membagikan pengalaman dan strategi mengelola potensi desa hingga mampu berkembang menjadi destinasi wisata berskala nasional.

Di hadapan para kepala desa dan aparatur desa se-Bangkalan, Ki Klungsu menekankan pentingnya inovasi dan keberanian pemerintah desa dalam menggali potensi lokal untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan pendapatan asli desa (PADes).

Menurutnya, desa harus mampu menciptakan kemandirian ekonomi melalui pengembangan sektor unggulan, mulai dari wisata, pertanian, peternakan, hingga usaha berbasis masyarakat.

“Desa jangan hanya bergantung pada bantuan pemerintah pusat. Potensi desa harus dikembangkan supaya bisa menghasilkan pendapatan sendiri dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan, Ismet Efendi, mengatakan pemerintah desa harus mulai menangkap peluang dari berbagai program nasional yang saat ini mulai masuk ke desa.

Ia mencontohkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai dapat menjadi peluang bagi desa untuk mengembangkan sektor pangan dan usaha desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Kebutuhan program MBG seperti ikan dan bahan makanan lainnya harus bisa dipenuhi desa sendiri. Jangan sampai justru dipasok dari luar daerah. Desa harus mampu menjadi penyuplai kebutuhan itu melalui BUMDes,” kata Ismet.

Menurutnya, sebagian desa di Bangkalan sudah mulai mengoptimalkan potensi lokal. Namun, pemerintah daerah tetap mendorong seluruh desa agar lebih kreatif dan inovatif dalam membangun kemandirian ekonomi.

Selain itu, Ismet juga menyinggung pengembangan koperasi desa merah putih (KDMP), sekolah rakyat, hingga penguatan tata kelola keuangan desa agar mampu menghasilkan pendapatan yang berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.

“Ke depan desa diharapkan mampu mengelola keuangan dengan baik sehingga bisa menghasilkan pendapatan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut juga hadir Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Bangkalan dan Kanit Tipidkor Polres Bangkalan. Kehadiran aparat penegak hukum itu untuk memberikan pemahaman kepada pemerintah desa terkait tata kelola administrasi dan penggunaan anggaran desa agar berjalan sesuai aturan dan terhindar dari penyimpangan hukum.

Ismet menegaskan, pembinaan tersebut sekaligus menjadi langkah antisipasi agar kepala desa tertib administrasi dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

“Jangan sampai kegiatan selesai dilaksanakan tetapi laporan dan administrasinya ditinggalkan. Semua harus tertib supaya ketika ada pemeriksaan atau pengaduan, pemerintah desa sudah siap,” tegasnya.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store