Santunan Rp42 Juta untuk Petani dan Nelayan, Negara Hadir di Saat Duka

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, Purwakarta – Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKm) kepada tiga ahli waris anggota Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), pekan lalu.
Santunan tersebut diberikan kepada keluarga almarhum Oma, Hasan, dan Arsa Sutarsa yang tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Masing-masing ahli waris menerima manfaat sebesar Rp42 juta.
Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, didampingi Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwakarta, Wira J. Sirait.
Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Om Zein menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia juga mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan atas komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja, khususnya di sektor pertanian dan perikanan.
“Bantuan ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi para pekerja. Kami berharap santunan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh keluarga penerima,” ujarnya.
Om Zein menegaskan, jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki peran strategis, terutama bagi petani dan nelayan yang berkontribusi besar dalam menjaga ketahanan pangan. Ia pun mendorong agar sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan terus diperkuat serta diperluas cakupannya.
Program Jaminan Kematian (JKm) sendiri merupakan salah satu bentuk perlindungan sosial yang memberikan santunan kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia, baik akibat kecelakaan kerja maupun bukan kecelakaan kerja, dengan nilai manfaat Rp42 juta.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwakarta, Wira J. Sirait, menegaskan bahwa penyaluran santunan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menghadirkan rasa aman bagi para pekerja.
“Manfaat Jaminan Kematian ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan serta memberikan ketenangan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa perlindungan jaminan sosial tidak terbatas pada pekerja formal, melainkan mencakup seluruh lapisan pekerja, termasuk petani dan nelayan yang memiliki risiko kerja tinggi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta Sri Jaya Midan, Kepala Dinas terkait Hariman Budi Anggoro, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Nova Meylina, Ketua KTNA Jawa Barat Otong Wiranta, Ketua KTNA Purwakarta Ujang Alim Adisaputra, serta keluarga penerima santunan. ***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

