Satgaswil Papua Barat Edukasi 300 Siswa SMK YAPIS Fakfak Cegah Radikalisme di Media Sosial

Jurnalis: Latief
Kabar Baru, Fak-Fak – Tim Satgaswil Papua Barat memberikan sosialisasi kebangsaan (Sosbang) terkait antisipasi penyalahgunaan media sosial dalam mencegah penyebaran paham intoleran, radikal, dan terorisme kepada ratusan siswa dan dewan guru SMK YAPIS Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Kegiatan edukasi tersebut menghadirkan personel Satgaswil Papua Barat sebagai narasumber utama, yakni IPDA M Arfa Jaya SH, yang memberikan pemahaman kepada peserta tentang bahaya konten negatif di media sosial yang berpotensi memicu paham intoleransi dan radikalisme.
Dalam paparannya, IPDA M Arfa Jaya SH menekankan pentingnya literasi digital bagi pelajar agar mampu memilah informasi yang benar serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan atau propaganda yang menyesatkan di dunia maya.
“Media sosial saat ini menjadi ruang yang sangat terbuka, sehingga penting bagi generasi muda untuk bijak dalam menggunakan dan menyaring setiap informasi yang diterima,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa penyebaran paham radikal kerap menyasar kalangan pelajar melalui konten-konten yang dikemas secara menarik, namun mengandung pesan yang berbahaya bagi persatuan dan kesatuan bangsa.
Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai ciri-ciri konten yang mengarah pada paham intoleran dan radikal, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan, baik secara individu maupun di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari siswa-siswi dan dewan guru SMK YAPIS Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Antusiasme peserta terlihat dari interaksi aktif selama sesi diskusi dan tanya jawab.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut personel Satgaswil Papua Barat lainnya, yakni BRIPTU Halim Hanafi SH, BRIPTU Iqro Anggi Permadani, dan BRIPTU Rudolf Armando Silaen.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan digital yang sehat, serta berperan aktif dalam mencegah penyebaran paham intoleran, radikal, dan terorisme di tengah masyarakat.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

