Breaking News! Rupiah Tembus Rekor Terburuk Rp17.000 per Dolar AS

Jurnalis: Muhammad Iqbal
Kabar Baru, Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali mencatatkan sejarah kelam pada perdagangan hari ini, Rabu (01/04/2026).
Mata uang Garuda terpantau menyerah terhadap tekanan dolar Amerika Serikat (AS) hingga menembus level psikologis baru di angka Rp17.000/US$.
Kondisi ini menandai posisi terlemah rupiah sepanjang masa secara intraday.
Berdasarkan data Refinitiv pukul 09.31 WIB, rupiah melemah 0,06% ke posisi Rp17.000/US$.
Padahal, mengawali pembukaan pasar pagi tadi, rupiah sempat menunjukkan taringnya dengan menguat tipis 0,03% ke level Rp16.985/US$.
Namun, penguatan tersebut hanya bertahan sekejap sebelum akhirnya rupiah berbalik arah dan jatuh ke zona merah.
Gagal Manfaatkan Momentum Indeks Dolar
Fenomena pelemahan rupiah kali ini tergolong cukup unik sekaligus mengkhawatirkan.
Mata uang domestik justru tertekan saat indeks dolar AS (DXY) sebenarnya sedang mengalami koreksi atau melemah.
Hal ini mengindikasikan bahwa rupiah gagal memanfaatkan momentum penurunan greenback untuk menguat.
Para analis menilai tekanan terhadap mata uang Garuda masih sangat besar, baik dari sisi sentimen internal maupun eksternal.
Ketidakmampuan rupiah untuk bangkit di saat dolar AS melemah menunjukkan adanya kerentanan yang cukup dalam pada pasar valuta asing domestik.
Pelaku pasar kini terus memantau langkah intervensi Bank Indonesia guna meredam volatilitas yang semakin liar ini.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

