Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Rektor UTM Ajak Insan Pers Urai Stereotip Negatif tentang Madura

IMG_5322
Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Prof. Safi’.

Jurnalis:

Kabar Baru, Bangkalan – Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Prof. Safi’, mengajak insan pers untuk berkolaborasi menyampaikan informasi positif kepada publik sekaligus mengurai berbagai stereotip negatif tentang Madura. Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan buka puasa bersama wartawan Bangkalan yang digelar di Gedung Rektorat UTM, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan media dalam menyampaikan informasi yang akurat dan konstruktif kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Prof. Safi’ menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi publik. Karena itu, ia berharap insan pers dapat berkolaborasi dengan kampus untuk menyampaikan berbagai capaian riset dan program kampus yang berdampak bagi masyarakat.

Menurutnya, Universitas Trunojoyo Madura terus berupaya menghadirkan riset dan inovasi yang tidak hanya berkembang di lingkungan akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“Melalui pemberitaan yang konstruktif, masyarakat dapat mengetahui bahwa banyak riset dan inovasi yang lahir dari UTM serta berbagai program kampus yang berdampak bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Rektor juga menyoroti masih adanya stereotip negatif yang kerap dilekatkan pada Madura. Ia berharap media dapat membantu menghadirkan narasi yang lebih berimbang dengan menampilkan potensi, prestasi, dan perkembangan positif yang ada di Madura, termasuk kontribusi dunia akademik.

Ia menilai kolaborasi antara kampus dan media penting untuk memperkuat literasi publik sekaligus membangun citra positif daerah melalui informasi yang faktual dan bertanggung jawab.

Meski demikian, Prof. Safi’ menegaskan bahwa UTM tetap terbuka terhadap kritik dan pemberitaan yang bersifat korektif. Ia menilai kritik dari media justru menjadi bagian penting dalam mendorong perbaikan dan transparansi di lingkungan kampus.

“UTM tidak anti kritik. Informasi negatif tetap penting disampaikan sepanjang berbasis data dan fakta. Namun kami juga berharap publik mendapatkan gambaran yang utuh tentang berbagai kontribusi dan capaian yang telah dilakukan kampus,” katanya.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan insan pers, UTM berharap informasi yang sampai ke masyarakat tidak hanya membangun kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan, tetapi juga mampu mengangkat potensi Madura di tingkat yang lebih luas.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store