Ketua Harian DPP PSI Sebut Gibran Lawan Berat Prabowo di Pemilu 2029

Jurnalis: Abdul Hamid
Kabar Baru, Jakarta – Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, melontarkan pernyataan mengejutkan terkait masa depan politik Gibran Rakabuming Raka.
Ia menilai posisi Gibran sebagai Wakil Presiden saat ini sudah berada di zona nyaman. Namun, ia mengingatkan agar Prabowo Subianto maupun Partai Gerindra tidak melepas anak sulung Jokowi tersebut dari lingkaran kekuasaan.
Ahmad Ali berpendapat bahwa membiarkan Gibran bergerak di luar kendali koalisi justru akan mendatangkan risiko besar.
Menurutnya, sosok ayah kandung Jan Ethes itu memiliki potensi besar untuk berbalik menjadi pesaing tangguh bagi Prabowo pada kontestasi politik tahun 2029 mendatang.
“Justru akan berbahaya kalau kemudian dia dilepas. Lho iya, bisa berbalik jadi kompetitor. Sangat kuat menurut saya,” ujar Ahmad Ali dalam podcast Gaspol, sebagaimana dikutip Jurnalis Kabarbaru di Jakarta, Sabtu (24/01/2026).
Kekuatan Politik PSI di KMP
Pernyataan Ahmad Ali ini muncul di tengah solidnya posisi PSI dalam barisan Koalisi Merah Putih yang mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.
Saat ini, sejumlah kader terbaik partai berlambang gajah tersebut menduduki posisi strategis di kabinet.
Nama-nama seperti Raja Juli Antoni yang menjabat Menteri Kehutanan, Giring Ganesha sebagai Wakil Menteri Kebudayaan, hingga Isyana Bagoes Oka yang mengisi kursi Wakil Menteri Kependudukan, menjadi bukti kepercayaan Prabowo terhadap PSI.
Selain itu, Faldo Maldini juga memperkuat tim komunikasi pemerintah sebagai Staf Khusus Mensesneg.
Ekspansi Kader PSI di Kursi BUMN
Selain di jajaran menteri, pengaruh PSI juga meluas hingga ke perusahaan pelat merah.
Tercatat beberapa politisi senior PSI kini mengemban amanah sebagai komisaris di berbagai BUMN besar, antara lain:
Grace Natalie Louisa: Komisaris MIND ID.
Dini Shanti Purwono: Komisaris Independen PT PGN.
Ade Armando: Komisaris PT PLN Nusantara Power.
Kehadiran para tokoh ini menunjukkan betapa kuatnya integrasi PSI dalam struktur pemerintahan saat ini.
Ahmad Ali menegaskan bahwa menjaga stabilitas koalisi, termasuk mempertahankan sinergi dengan Gibran, adalah kunci keberlanjutan politik bagi masa depan Prabowo Subianto.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

