Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Profiling ASN Bone Bolango Jadi Dasar Penataan Karier Berbasis Kompetensi

20261007_141258
Sekda Bone Bolango Iwan Mustapa bersama peserta usai kegiatan Profiling ASN di UPT BKN Gorontalo, Kamis (17/9/2026)..

Jurnalis:

Kabar baru, Gorontalo– Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mulai menyiapkan sistem penataan karier aparatur yang lebih terukur melalui kegiatan profiling Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pemetaan tersebut menjadi salah satu langkah awal pemerintah daerah dalam mempersiapkan penerapan manajemen talenta, dengan menempatkan potensi dan kompetensi ASN sebagai bagian penting dalam pengembangan karier.

Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, mengatakan profiling tidak semata-mata dilakukan untuk menguji kemampuan ASN. Lebih dari itu, proses tersebut bertujuan mendapatkan gambaran mengenai potensi dan kompetensi setiap aparatur.

“Profiling ini akan memetakan potensi, kompetensi, termasuk literasi digital,” ujar Iwan saat membuka kegiatan Profiling ASN Pemerintah Kabupaten Bone Bolango di UPT BKN Gorontalo, Kamis (17/9/2026).

Menurut Iwan, pemetaan tersebut nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pejabat pembina kepegawaian dalam menentukan pengembangan karier ASN.

Data hasil profiling diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menentukan penempatan, mutasi maupun promosi aparatur agar lebih sesuai dengan kemampuan dan potensi yang dimiliki.

Dengan demikian, kebutuhan organisasi tetap menjadi pertimbangan, namun penempatan ASN juga dilakukan dengan memperhatikan kapasitas individu yang akan mengemban suatu jabatan.

Iwan pun mengingatkan peserta agar tidak menganggap profiling sebagai ujian yang harus diselesaikan dengan cepat. Ia meminta seluruh ASN mengikuti proses tersebut dengan santai tetapi tetap serius.

“Ini bukan ujian seperti matematika. Profiling ini memang untuk memetakan potensi diri dan kompetensi,” katanya.

Ia juga meminta peserta tidak terpengaruh dengan kecepatan peserta lain dalam menyelesaikan setiap tahapan. Menurutnya, waktu penyelesaian bukan menjadi ukuran utama dalam proses profiling.

Iwan bahkan menceritakan pengalamannya saat mengikuti profiling sebelumnya. Ia mengaku menjadi salah satu peserta yang paling akhir menyelesaikan proses tersebut.

Karena itu, ia meminta ASN tetap berkonsentrasi pada setiap pertanyaan dan memberikan jawaban sesuai dengan kondisi serta kemampuan masing-masing.

“Yang penting fokus pada apa yang menjadi pertanyaan yang muncul di dalam layar,” pesannya.

Lebih lanjut, Iwan menjelaskan bahwa profiling merupakan bagian dari persiapan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk menerapkan manajemen talenta.

Ia menyebut pemerintah daerah telah memiliki komitmen untuk mulai menerapkan sistem tersebut pada tahun mendatang sebagai bagian dari langkah menuju penerapan manajemen talenta secara nasional.

“Insyaallah tahun depan kita sudah berkomitmen menerapkan manajemen talenta. Ini bagian dari persiapan menuju manajemen talenta nasional,” ungkapnya.

Menurut Iwan, data yang diperoleh melalui profiling nantinya tidak boleh berhenti sebagai hasil pemetaan. Informasi tersebut harus dapat dimanfaatkan untuk mengetahui kekuatan ASN, menentukan kebutuhan peningkatan kompetensi, serta membantu pemerintah menempatkan aparatur sesuai bidang yang paling tepat.

Ia berharap seluruh peserta menjalani proses profiling secara sungguh-sungguh tanpa merasa terbebani ataupun membandingkan hasilnya dengan peserta lain.

Setiap ASN, kata Iwan, memiliki karakteristik potensi dan kompetensi yang berbeda. Karena itu, hasil pemetaan diharapkan dapat menjadi dasar yang lebih objektif dalam mengembangkan sumber daya manusia sekaligus menata perjalanan karier aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store