Hampir Seluruh Lulusan SMPN 3 Purwakarta Tembus Sekolah Negeri, Ini Rahasianya

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, Purwakarta – SMP Negeri 3 Purwakarta kembali menorehkan capaian membanggakan. Sebanyak 352 peserta didik yang lulus pada Tahun Pelajaran 2025/2026 hampir seluruhnya berhasil melanjutkan pendidikan ke sekolah lanjutan negeri.
Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran keberhasilan proses pendidikan di SMPN 3 Purwakarta dalam mempersiapkan peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kepala SMPN 3 Purwakarta, Muhamad Husni, mengatakan, dari total 352 lulusan, mayoritas peserta didik diterima di berbagai SMA dan SMK negeri, baik di Kabupaten Purwakarta maupun di luar daerah.
“Alhamdulillah, hampir 100 persen lulusan SMPN 3 Purwakarta diterima di sekolah negeri. Hanya satu peserta didik yang melanjutkan ke sekolah swasta, yaitu SMA Taruna Muhammadiyah Magelang. Itu pun merupakan pilihan orang tua dan peserta didik,” ujar Muhamad Husni. Kamis (10/9/2026)
Berdasarkan data kelulusan Tahun Pelajaran 2025/2026, sebanyak 66 peserta didik diterima di SMAN 1 Purwakarta, 46 peserta didik di SMAN 2 Purwakarta, dan 79 peserta didik di SMAN 3 Purwakarta.
Sementara itu, di jenjang pendidikan kejuruan, sebanyak 63 peserta didik melanjutkan ke SMKN 1 Purwakarta, 62 peserta didik ke SMKN 2 Purwakarta, serta enam peserta didik ke SMKN 3 Purwakarta.
Selain itu, dua peserta didik diterima di MAN Purwakarta dan 19 peserta didik melanjutkan pendidikan ke SMA di luar Kabupaten Purwakarta. Satu peserta didik memilih SMA swasta, satu peserta didik melanjutkan pendidikan melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), dan satu peserta didik lainnya melanjutkan pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB).
Menurut Muhamad Husni, keberhasilan para lulusan tersebut tidak terlepas dari komitmen seluruh warga sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas dan berpihak kepada peserta didik.
SMP Negeri 3 Purwakarta mengusung visi, “Terwujudnya Peserta Didik yang Berkearifan Lokal, Berkompetensi Global dan Berakhlak Mulia.”
Visi tersebut menjadi landasan dalam setiap proses pembelajaran dan pengembangan karakter peserta didik di lingkungan sekolah.
Dalam aspek kearifan lokal, SMPN 3 Purwakarta terus menanamkan kecintaan peserta didik terhadap budaya Sunda melalui pembelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler. Salah satunya dengan penggunaan Bahasa Sunda dalam aktivitas sekolah setiap hari Rabu.
Peserta didik juga diberikan ruang untuk mengenal, menghargai, dan mempraktikkan nilai-nilai budaya lokal dalam kehidupan sehari-hari. Upaya tersebut diperkuat melalui kegiatan pembelajaran di luar kelas, termasuk kunjungan ke Kampung Sunda.
“Peserta didik harus memiliki akar dan identitas. Mereka harus mencintai budaya lokalnya, tetapi pada saat yang sama juga harus memiliki kemampuan untuk menghadapi perkembangan dunia yang semakin global,” kata Muhamad Husni.
Untuk membangun kompetensi global, SMPN 3 Purwakarta menyelenggarakan pembelajaran yang mendorong penguasaan keterampilan abad ke-21. Peserta didik diarahkan untuk memiliki kemampuan literasi digital, penguasaan bahasa asing dan sains dasar, serta keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif dan komunikatif atau 4C.
Sekolah juga mendorong peserta didik untuk mengembangkan potensi dan kemampuan agar mampu berprestasi serta bersaing dalam berbagai ajang, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, nasional hingga internasional.
Tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, SMPN 3 Purwakarta juga memberikan perhatian besar terhadap pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.
Nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kepedulian sosial, religiusitas dan toleransi terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Melalui penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai moral agama, peserta didik diharapkan mampu menjunjung tinggi nilai keagamaan serta menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinannya masing-masing dengan tetap menghormati keberagaman.
Muhamad Husni menegaskan, pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari jumlah peserta didik yang berhasil diterima di sekolah lanjutan negeri, tetapi juga dari kemampuan sekolah dalam membentuk generasi yang memiliki karakter kuat dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
Karena itu, SMPN 3 Purwakarta terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan kapasitas guru dan tenaga kependidikan, penerapan pembelajaran yang holistik dan kontekstual, serta membangun kemitraan dengan masyarakat dan berbagai lembaga.
Sekolah juga berkomitmen mempercepat pencapaian delapan dimensi profil lulusan, menciptakan pendidikan yang berpihak kepada peserta didik, serta menjadi bagian dari perubahan positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kami ingin lulusan SMPN 3 Purwakarta tidak hanya berhasil melanjutkan pendidikan ke sekolah yang mereka inginkan, tetapi juga menjadi generasi yang memiliki karakter, berakhlak mulia, mencintai budayanya dan memiliki kemampuan untuk bersaing secara global,” tutur Muhamad Husni.
Capaian hampir seluruh lulusan yang berhasil melanjutkan pendidikan ke sekolah negeri tersebut menjadi motivasi bagi SMPN 3 Purwakarta untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.
Dengan penguatan kearifan lokal, pengembangan kompetensi global dan pembentukan akhlak mulia, SMPN 3 Purwakarta optimistis dapat terus melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat serta siap menghadapi masa depan. ***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
