Transformasi Desa Bejaten Menuju Desa Cerdas, Berdaya, dan Berkelanjutan melalui Pojok Literasi MENITI

Jurnalis: Wafil M
Kabar Baru, Semarang – Tim PPK Ormawa BEM FEB Undip menghadirkan Program MENITI (Mentari Cendekia, Nawasena Tani, Titian Wirausaha) sebagai upaya mendorong transformasi Desa Bejaten, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, menuju desa yang cerdas, berdaya, dan berkelanjutan.
Program tersebut dikembangkan sebagai ruang pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat berbasis community learning center. MENITI dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat Desa Bejaten melalui pendekatan yang menggabungkan pendidikan, pertanian, kewirausahaan, serta penguatan kapasitas masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, MENITI diwujudkan melalui lima Pojok Literasi yang memiliki sasaran dan fokus pembelajaran berbeda. Kelima pojok tersebut terdiri atas Mentari Cendekia, Siaga Tani, Sinergi Tani, Bijak Usaha, dan Kembang Usaha. Masing-masing pojok dirancang untuk memberikan pendampingan sesuai dengan kebutuhan kelompok masyarakat Desa Bejaten.
Melalui berbagai kegiatan yang dikemas secara praktik dan interaktif, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga diajak untuk langsung menerapkan keterampilan yang dipelajari. Program ini melibatkan anak-anak, kelompok tani, KWT, PKK, pelaku UMKM, serta berbagai mitra di Desa Bejaten.
Program MENITI juga dikembangkan melalui kolaborasi antara Tim PPK Ormawa BEM FEB Undip, masyarakat, pemerintah desa, serta mitra eksternal. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program sekaligus memastikan kegiatan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui hadirnya lima Pojok Literasi, Tim PPK Ormawa BEM FEB Undip berharap MENITI dapat menjadi ruang belajar bersama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Bejaten serta terus berkembang secara berkelanjutan.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
